Nganjuk, SRTV.CO.ID – Sebuah kecelakaan tunggal menimpa truk bermuatan ayam di ruas Tol Nganjuk–Kertosono, tepatnya di KM 637.100 A pada Rabu (14/1/2026) pagi.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB ini diduga kuat dipicu oleh pengemudi yang kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
Truk dengan nomor polisi W 8323 NY tersebut diketahui tengah dalam perjalanan dari arah Ngawi menuju Sidoarjo.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kendaraan awalnya melaju stabil di lajur kiri. Namun, situasi berubah saat memasuki lokasi kejadian.
Kanit PJR Jatim VI Ditlantas Polda Jawa Timur, AKP Matheus Jaka, menjelaskan bahwa pengemudi berinisial DW, warga Tulangan, Sidoarjo, diduga mengalami kantuk berat sehingga hampir menabrak kendaraan yang berada di depannya.
“Untuk menghindari tabrakan, pengemudi kemudian membanting setir ke arah kanan. Akibatnya, truk tersebut terguling dan berhenti di lajur kanan jalan tol,” ujarnya.
Meskipun truk mengalami kerusakan cukup parah, AKP Matheus memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Pengemudi truk dilaporkan dalam kondisi sehat tanpa luka serius. Saat evakuasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dan arus lalu lintas tetap terkendali.
“Saat kejadian, kondisi arus lalu lintas terpantau landai lancar dengan cuaca cerah,” ucapnya.
Pihak kepolisian menaksir kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan mencapai sekitar Rp 10 juta.
Sementara itu, fasilitas infrastruktur jalan tol dilaporkan tidak mengalami kerusakan (nihil).
Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada para pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan.
“Kecelakaan mengakibatkan kerugian materiil pada kendaraan, sementara kerusakan sarana tol dilaporkan nihil. Kami mengingatkan pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima dan segera beristirahat di rest area apabila merasa lelah atau mengantuk,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, bangkai truk telah dievakuasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur cepat.
Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV
