Berita  

Aksi Kemanusiaan Lapas Blitar, Hasil Panen Jagung dan Terong Warga Binaan Disalurkan untuk Korban Bencana di Sumatera

Panen raya jagung dan sayur terong hasil menanam warga binaan. (lapas)

BLITAR, SRTV.CO.ID — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar menyalurkan sebagian hasil panen pertanian warga binaan kepada masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Sumatera. Bantuan tersebut berasal dari hasil panen jagung dan terong yang dibudidayakan di lingkungan lapas sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Lapas yang berlokasi di sisi timur Alun-Alun Kota Blitar tersebut baru saja melaksanakan panen bersama dua komoditas unggulan. Tanaman jagung dan terong merupakan hasil pengelolaan lahan kosong di sekitar lapas yang dimanfaatkan warga binaan melalui pendampingan petugas.

Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Romi Novitrion, mengatakan penyaluran hasil panen ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menanamkan nilai empati kepada warga binaan.

“Sebagian hasil panen kami salurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” ujar Romi, Selasa (20/1/2026).

Menurut Romi, meskipun tengah menjalani masa pidana, warga binaan tetap dibekali keterampilan produktif yang bermanfaat. Program pertanian menjadi salah satu sarana pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan oleh pihak lapas.

Sejumlah lahan kosong di sekitar blok hunian dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran, seperti terong dan sebelumnya sawi. Selain pertanian, Lapas Kelas IIB Blitar juga mengelola kolam ikan yang berada di sisi barat blok hunian sebagai bagian dari pelatihan keterampilan.

“Program ini tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga membangun kepedulian sosial warga binaan terhadap masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh selama mengikuti program pertanian dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat, sekaligus membentuk sikap tanggung jawab dan empati sosial.

Untuk komoditas jagung, lahan yang digunakan merupakan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) seluas sekitar 4.000 meter persegi. Lokasinya berada di sekitar area pembangunan lapas baru di Jatimalang, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Selain sebagai kegiatan pembinaan, panen tersebut juga menjadi bentuk dukungan Lapas Kelas IIB Blitar terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.*

Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : AMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *