NGANJUK, SRTV.CO.ID – Suasana hangat memenuhi ruang KDMP Desa Candirejo, Kecamatan Loceret, Jumat (27/03/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Sebanyak 29 siswa SD dan 2 siswa SMP menerima hadiah spesial jelang tahun ajaran baru. Seragam sekolah beserta sepatu, diberikan secara cuma-cuma oleh Koramil 0810/03 Loceret, Kodim 0810 Nganjuk. Bantuan ini bukan hanya sekadar barang fisik, tetapi juga simbol kepedulian terhadap masa depan generasi muda di wilayah tersebut.
“Kita ingin meringankan beban wali murid, semoga pemberian seragam sekolah plus sepatu ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Loceret,” ungkap Danramil Loceret Kapten Inf Dul Karim kepada SRTV.CO.ID
Hadir dalam kegiatan bakti sosial ini, berbagai perwakilan aparatur pemerintah daerah, di antaranya Camat Loceret, Kapolsek Loceret, serta sejumlah Kepala Desa dari Kecamatan Loceret. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan bersama dalam upaya memastikan akses pendidikan yang lebih baik bagi setiap anak, tanpa terkecuali oleh kondisi ekonomi keluarga.
“Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Loceret, terutama yang membutuhkan,” ungkap Dul Karim menjelaskan latar belakang kegiatan yang telah direncanakan ini.
Menurut Kapten Inf Dul Karim, sebelum kegiatan, Babinsa melakukan pemantauan rutin terhadap situasi dan kondisi sosial warga masyarakat binaannya. Terutama menjelang tahun ajaran baru, mereka menemukan bahwa banyak keluarga dengan beberapa anak yang bersekolah seringkali kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan dasar seperti seragam dan sepatu.
“Seragam sekolah baru ini harapannya bisa menjadi pemantik semangat bagi anak-anak untuk belajar dengan sungguh-sungguh,” harapnya yang penuh harapan terhadap dampak positif yang akan ditimbulkan.
Tak hanya sebagai bantuan materi, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi yang erat antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih akrab dan saling pengertian, serta memberikan dorongan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.
“Saya mengimbau agar para siswa tidak terpengaruh dengan hal-hal tidak baik yang dapat mempengaruhi semangat belajar sekolah, sehingga dapat merusak masa depan,” pungkasnya dengan pesan yang penuh makna bagi para penerima bantuan.
Reporter : Boniman
Editor : Tim Redaksi SRTV
