NGANJUK, SRTV.CO ID – Pemerintah Kabupaten Nganjuk menghimpun 3.687 usulan pembangunan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Semua usulan tersebut dikumpulkan melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dari berbagai kalangan, mulai dari lembaga pemerintah hingga masyarakat individu.
Kepala Bappeda Nganjuk Adam Muharto menyampaikan hal ini dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar di Pendopo KRT Sosrokoesoemo pada Rabu (11/3/2026).
“Tujuan Musrenbang ini adalah untuk mendapatkan masukan dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD 2027, sekaligus sebagai langkah mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah,” ujarnya. Kamis (12/3/2026)
Proses pengumpulan usulan tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui tahapan yang terstruktur dan menyeluruh. Mulai dari Forum Konsultasi Publik pada 14 Januari 2026, kemudian dilanjutkan dengan Musrenbang tingkat kecamatan selama periode 26 Januari hingga 3 Februari 2026, serta diakhiri dengan Forum Perangkat Daerah pada 4 hingga 10 Februari 2026.
“Setiap tahapan dirancang untuk memastikan bahwa aspirasi dari berbagai tingkat masyarakat dapat terserap dengan baik ke dalam perencanaan pembangunan.” Jelas Adam
Berdasarkan data resmi yang tercatat dalam sistem, sumber usulan tersebut sangat beragam dan meliputi berbagai elemen masyarakat. “Berdasarkan data yang telah diinput dalam sistem, jumlah usulan yang masuk terdiri dari 1.944 usulan dari badan atau lembaga, 571 usulan dari desa dan kelurahan, 818 usulan dari pokok pikiran DPRD, serta 354 usulan dari individu masyarakat,” tambah Adam.
Pembagian usulan menurut bidang pembangunan menunjukkan bahwa pendidikan menjadi fokus utama harapan masyarakat dengan jumlah sebanyak 1.905 usulan. Di posisi kedua terdapat bidang infrastruktur publik dengan 1.588 usulan.
Bidang lainnya yang mendapatkan usulan meliputi keagamaan 57 usulan, pertanian 52 usulan, pemerintahan umum 22 usulan
,sosial 16 usulan, tenaga kerja 15 usulan, lingkungan hidup 11 usulan, kepemudaan 10 usulan, kesehatan 9 usulan, serta koperasi dan UMKM dengan 2 usulan.
Kegiatan Musrenbang ini juga menjadi ajang sinergi antar pemangku kepentingan, dihadiri oleh berbagai pihak penting seperti Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, Plt. Kepala Bappeda Jawa Timur, Bakorwil, Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala dinas dan badan terkait, Inspektur Daerah, para asisten dan staf ahli bupati, serta direktur rumah sakit daerah.
Selain itu, hadir pula perwakilan Bappeda dari Kabupaten Kediri, Jombang, Bojonegoro, dan Madiun, instansi vertikal dan UPTD Provinsi Jawa Timur di Nganjuk, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan perguruan tinggi, LSM, serta organisasi profesi.
Reporter : Etna Laila
Editor : Tim Redaksi SRTV













