srtvIndeks

Program POPM Cacingan 2026 Dimulai, Dinkes Nganjuk : Jaga Anak dari Infeksi yang Picu Stunting

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Kesehatan resmi memulai program Pemberian Obat Pencegahan Penyakit Massal (POPM) Cacingan tahap pertama tahun 2026. Program ini menyasar anak usia balita hingga sekolah dasar, bertujuan menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari infeksi cacing yang bisa mengganggu tumbuh kembang.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua di Kabupaten Nganjuk untuk memastikan putra-putrinya mendapatkan obat cacing sesuai jadwal. Infeksi cacingan adalah salah satu faktor risiko yang bisa mengganggu penyerapan nutrisi anak, yang jika dibiarkan dapat memicu terjadinya stunting,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr. Tien Farida Yani, Rabu (1/4/2026)

Berdasarkan informasi dari Puskesmas Sawahan, pemberian obat cacing dilakukan sebanyak dua kali setahun, yaitu bulan April dan Oktober. Masyarakat dapat memperoleh obat secara gratis melalui Posyandu bagi anak balita dan pra-sekolah, serta di sekolah dasar bagi siswa tingkat SD.

“Obat yang digunakan adalah jenis Albendazole dengan aturan pemberian yang harus diperhatikan secara ketat,” jelas dr. Tien menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur pemberian.

Untuk memastikan efektivitas dan keamanan, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan orang tua yakni pemberian obat harus ditunda apabila anak sedang dalam kondisi demam. Pastikan anak sudah sarapan atau makan terlebih dahulu sebelum meminum obat.

“Dosis untuk usia 12-23 bulan adalah 200 mg atau setengah tablet, sedangkan untuk usia 2 tahun ke atas adalah 400 mg atau satu tablet tunggal,” ungkapnya menjelaskan detail pemberian dosis yang sesuai usia.

Infeksi cacingan tidak boleh disepelekan karena dapat menyebabkan gejala seperti kurang nafsu makan, lesu, perut buncit, hingga penurunan berat badan yang berdampak signifikan pada tumbuh kembang anak.

“Kondisi ini jika tidak ditangani dapat berkontribusi pada masalah gizi kronis seperti stunting,” imbuh dr. Tien.

Lebih lanjut, dr. Tien juga menambahkan pentingnya sinergi antara pencegahan medis dan kebersihan lingkungan

“Obat cacing adalah langkah pencegahan medis, namun yang paling utama adalah menjaga kebersihan lingkungan, seperti mencuci tangan pakai sabun, menggunakan alas kaki saat di luar rumah, serta memastikan konsumsi air yang sudah direbus hingga matang,” pungkasnya.

Dengan adanya program rutin ini, diharapkan anak-anak di Kabupaten Nganjuk dapat tumbuh dengan optimal, cerdas, dan terhindar dari penyakit yang berpotensi menghambat prestasi serta kualitas hidup mereka di masa depan.

Reporter : Inna Dewi Fatimah 

Editor      : Tim Redaksi SRTV

Exit mobile version