NGANJUK, SRTV.CO.ID – Kondisi Jalan Raya Ngrajek hingga Kedungsoko, khususnya di area depan pabrik sepatu, kian memprihatinkan. Lubang-lubang menganga di sepanjang ruas jalan tersebut menjadi ancaman nyata bagi para pengguna jalan, hingga memicu rentetan kecelakaan lalu lintas.
"Jalan berlubang tersebut sudah berkali-kali makan korban. Dalam sehari bisa sampai tiga kali pengendara terperosok. Bahkan tercatat dalam satu minggu ada tujuh pengendara yang terjatuh hingga mengalami patah tulang," ujar Budi, Kepala Desa Sambirejo, Kecamatan Tanjunganom. Senin (19/10)
Kondisi fisik jalan yang rusak parah ini membuat para pengendara, terutama roda dua, merasa waswas saat melintas. Ancaman bahaya kian meningkat ketika malam hari tiba akibat minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sekitar lokasi.
"Kerusakan jalan ini sangat kami sayangkan karena kerap mengakibatkan kecelakaan. Banyak pengendara yang celaka saat berusaha mendadak menghindari lubang atau justru langsung terperosok ke dalamnya," keluh Budi.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa ruas jalan ini merupakan jalur utama berkategori jalan raya. Karakteristik jalur yang lurus membuat kendaraan kerap melaju dalam kecepatan lumayan tinggi, sehingga keberadaan lubang jebakan tersebut sangat membahayakan keselamatan.
"Sebagai pengendara, kami sangat berharap ada perbaikan secepatnya. Lubang di jalan itu sangat berbahaya, apalagi kalau malam hari penerangannya sangat tidak memadai," ungkap Khamim salah seorang warga setempat yang saban hari melintasi jalur tersebut.
Warga dan pemerintah desa setempat mendesak dinas terkait untuk segera turun tangan melakukan penambalan maupun perbaikan permanen.
Langkah cepat dinilai sangat krusial guna mencegah bertambahnya korban luka maupun jiwa di jalur tengkorak tersebut.
"Untuk itu warga sangat berharap ada tindakan secepatnya dari pemerintah terkait untuk mencegah terjadinya korban laka lantas berikutnya," tegas Kades Budi mengakhiri pernyataannya
Editor : SRTVRedaksi