Bau Tak Sedap Limbah Dapur SPPG Tambar Jogoroto Dikeluhkan Pengguna Jalan

Bagian depan SPPG Tambar Jogoroto di Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, yang dikeluhkan pengguna jalan akibat timbulnya aroma tak sedap dari saluran air di sekitarnya.
Bagian depan SPPG Tambar Jogoroto di Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, yang dikeluhkan pengguna jalan akibat timbulnya aroma tak sedap dari saluran air di sekitarnya.

JOMBANG, SRTV.CO.ID — Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan aroma tak sedap yang menyengat setiap kali melintas di depan SPPG Tambar Jogoroto, Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Bau menyerupai limbah air kotor tersebut diduga kuat berasal dari buangan limbah dapur yang dialirkan ke selokan sekitar lokasi.

"Saya sering lewat sini kalau mau ke Jombang. Tadi tercium bau tidak sedap, seperti dari selokan di depan SPPG," ungkap seorang pengguna jalan berinisial DA (30) saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2026).

Rasa penasaran warga Jogoroto ini membawanya untuk menelusuri asal-usul aroma mengganggu tersebut. Dugaan awal pun terbukti saat ia memeriksa kondisi saluran air tepat di depan bangunan SPPG.

"Di selokan ada seperti air berminyak, seperti limbah dapur," jelasnya.

Keluhan serupa disampaikan oleh RK (35), pengguna jalan lain yang melintas di jalur tersebut pada Rabu (14/10/2026). Ia mengaku terganggu dengan bau busuk yang menguar di area tersebut.

"Ia terasa bau, kayak bau comberan (limbah air kotor)," imbuhnya.

RK mengaku tidak tahu pasti dari mana sumber utama limbah tersebut mengalir. Meski demikian, ia sempat menyaksikan aktivitas pembersihan saluran air beberapa waktu lalu.

"Kemarin itu lihat ada yang bersih-bersih selokan. Tapi ndak tau, apa yang dibersihkan. Selokannya disemprot pakai air," terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala SPPG Tambar Jogoroto belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui sambungan telepon maupun pesan singkat WhatsApp kepada pengelola dapur MBG tersebut belum mendapatkan respons.

Editor : SRTVRedaksi