Kapolres Lamongan Sidak SPBU Tiga Hari Berturut-turut, Pastikan Stok Aman dan Imbau Warga Tak Panik

Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra saat meninjau langsung ketersediaan BBM dan menyapa warga yang mengantre di SPBU Jalan Sunan Drajat, Kelurahan Sidoharjo, Lamongan
Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra saat meninjau langsung ketersediaan BBM dan menyapa warga yang mengantre di SPBU Jalan Sunan Drajat, Kelurahan Sidoharjo, Lamongan

LAMONGAN, SRTV.CO.ID – Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra turun langsung ke lapangan untuk meninjau ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Lamongan.

Langkah tegas ini diambil guna memastikan pasokan bahan bakar tetap aman dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

"Pagi ini kami melakukan pengecekan di SPBU 54.622.08 Jalan Sunan Drajat, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Lamongan untuk memastikan ketersediaan BBM dan optimalisasi pelayanan," ujar Adhytiawarman, Senin (19/10/2026).

Pengecekan maraton yang berlangsung sejak Jumat lalu ini menjadi langkah antisipasi kepolisian dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di seluruh wilayah hukum Lamongan.

"Petugas kami minta selalu mengedepankan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa nyaman," tegasnya saat menyapa warga dan memandatkan prinsip 3S (Senyum, Sapa, Salam) kepada petugas SPBU.

Selain mengawasi operasional secara langsung, Kapolres menginstruksikan seluruh jajaran Kapolsek untuk memantau SPBU di wilayah masing-masing agar kondusivitas terus terjaga.

"Apabila terjadi antrean panjang, personel kepolisian diminta segera turun tangan membantu pengaturan agar situasi tetap tertib, aman, dan tidak mengganggu arus lalu lintas," jelasnya.

Dari hasil peninjauan dan koordinasi lintas sektor, ketersediaan BBM subsidi maupun nonsubsidi di Lamongan dipastikan stabil untuk mencukupi kebutuhan harian masyarakat, transportasi, hingga sektor industri, pertanian, dan perikanan.

"Pendistribusian dari Pertamina ke SPBU berjalan normal tanpa ada kendala signifikan pada rantai pasok maupun antrean mengular," ungkapnya.

Menanggapi maraknya isu kelangkaan BBM yang beredar di media sosial, pihak kepolisian meminta warga untuk menyaring informasi dan tidak terpengaruh oleh kabar burung.

"Masyarakat diimbau tetap tenang dan memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan menyebarkan kabar yang berpotensi memicu keresahan," tuturnya.

Ia memungkasi peninjauan dengan meminta warga tetap tertib dan memanfaatkan layanan aduan resmi jika mendapati gangguan keamanan.

"Jika menemukan antrean panjang atau membutuhkan bantuan pengamanan, masyarakat maupun pihak SPBU bisa langsung berkoordinasi dengan kepolisian terdekat atau menghubungi Call Center Polri 110," pungkasnya.

Editor : SRTVRedaksi