Sinergi Orang Tua dan Sekolah, Pengambilan Rapor Tengah Semester SMPN 1 Tanjunganom Jadi Momen Evaluasi Siswa

Suasana kegiatan pembagian rapor Tengah Semester ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 di Gedung Aula SMPN 1 Tanjunganom (Mr Boni/SRTV)
Suasana kegiatan pembagian rapor Tengah Semester ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 di Gedung Aula SMPN 1 Tanjunganom (Mr Boni/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID — Ribuan siswa SMP Negeri 1 Tanjunganom beserta orang tua/wali murid dari kelas 7, 8, hingga 9 memadati Gedung Aula SMPN 1 Tanjunganom pada Sabtu (10/10/2026) mulai pukul 08.00 WIB.

Agenda rutin pengambilan rapor Asesmen/Penilaian Sumatif Tengah Semester (ASTS/PSTS) ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua.

Ponco Yuliono selaku Kepala SMPN 1 Tanjunganom menyampaikan rasa bersyukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan belajar mengajar hingga tahap penyampaian hasil belajar ini.

"Setelah melalui kurang lebih tiga bulan proses belajar mengajar, hasil nilai akhirnya disampaikan kepada para orang tua atau wali murid dalam bentuk rapor. Insya Allah tidak ada kendala dan saya sangat bangga melihat hasil serta nilai para siswa yang memuaskan," ungkapnya.

Rapor tengah semester ini memberikan gambaran riil mengenai pencapaian belajar siswa selama tiga bulan pertama.

Nilai yang tertera berfungsi sebagai sinyal peringatan dini (early warning system) bagi siswa, guru, maupun orang tua untuk mengevaluasi serta memperbaiki strategi belajar sebelum menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS).

"Momen evaluasi awal ini memetakan potensi sekaligus kendala belajar anak sejak dini, sehingga penanganan akademik dapat dilakukan lebih cepat dan tepat," ujar Ponco Yuliono.

Selain aspek akademik, agenda ini juga diwarnai tren positif peningkatan keterlibatan para ayah dalam pendidikan anak.

Fenomena gerakan "Ayah Mengambil Rapor" terlihat makin marak, di mana para ayah rela meluangkan waktu di tengah kesibukan kerja demi hadir langsung menyimak perkembangan buah hatinya di sekolah.

Ponco Yuliono turut mengapresiasi kehadiran para orang tua, khususnya para ayah yang mengambil peran aktif.

"Kehadiran orang tua, terutama para ayah yang meluangkan waktunya, memberikan dorongan moral yang sangat besar bagi mental dan semangat belajar anak di sekolah," tuturnya.

Pembagian rapor ini dimanfaatkan sebagai wadah konsultasi tatap muka secara langsung. Orang tua dapat berdiskusi mengenai capaian akademik dengan wali kelas, sekaligus berkonsultasi mengenai perkembangan karakter serta adaptasi psikologis siswa bersama guru Bimbingan Konseling (BK).

"Sinergi dan komunikasi yang terbuka antara orang tua dan guru adalah kunci utama keberhasilan pendidikan karakter maupun prestasi akademik siswa," pungkas Ponco Yuliono.

Editor : SRTVRedaksi