Hilang Seminggu, Pria di Jombang Ditemukan Tewas Membusuk di Sawah

Lokasi penemuan mayat pria yang sudah dalam kondisi membusuk di area persawahan Dusun Kandangan, Desa Kepuh Kembeng, Peterongan, Kabupaten Jombang (Ist/SRTV)
Lokasi penemuan mayat pria yang sudah dalam kondisi membusuk di area persawahan Dusun Kandangan, Desa Kepuh Kembeng, Peterongan, Kabupaten Jombang (Ist/SRTV)

JOMBANG, SRTV.CO.ID – Warga Dusun Kandangan, Desa Kepuh Kembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang sudah membusuk di area persawahan, Senin (12/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Jasad pria tersebut diduga kuat merupakan warga tetangga desa yang dilaporkan hilang sejak sepekan lalu.

"Setelah pencari rumput itu menemukan jasad tersebut langsung melaporkanm kemudian saya menghubungi kepala desa untuk mengecek," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dusun Kandangan, Anang Khoirudin.

Penemuan jenazah ini berawal saat salah seorang warga setempat sedang mencari rumput di area sawah tanah bengkok.

Berdasarkan informasi awal, jasad tersebut diduga adalah warga Dusun Kalangan, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga ke kepolisian.

"Indikasinya warga Dusun Kalangan, Desa Keplaksari, tetangga desa. Sekitar satu minggu lalu, keluarganya sudah melaporkan kehilangan ke Polsek. Tadi istrinya juga datang mengecek dan InsyaAllah tujuh puluh persen identik," jelas Anang.

Dugaan identitas korban menguat setelah istri terduga korban datang langsung ke lokasi untuk memastikan.

Meski kondisi wajah korban sulit dikenali akibat proses pembusukan, petunjuk awal mengarah pada pakaian yang terakhir dikenakan oleh korban sebelum menghilang.

"Infonya pria itu sehari-hari bekerja mencari rumput untuk orang lain. Hingga kini belum ditemukan dan juga sudah lama tidak pulang ke rumah," kata Anang menambahkan.

Saat ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), jenazah berada dalam posisi terlentang dengan kedua tangan terbentang.

Uniknya, korban diketahui mengenakan pakaian seperti babydoll (daster) serta sarung. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan, baik karena sakit maupun faktor lainnya.

Tim dari Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Jombang bersama personel Polsek Peterongan telah berada di lokasi untuk melakukan olah TKP.

"Jenazah kemudian dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi medis lebih lanjut guna memastikan identitas pasti serta penyebab kematian korban." Pungkasnya 

Editor : SRTVRedaksi