Bakar Sampah Tanpa Pengawasan, Nyaris Ratakan Rumpun Bambu dan Pabrik Ayam di Gondang Nganjuk

Personel Damkarmat Nganjuk gabungan Pos Tanjunganom dan Mako berhasil memadamkan api sepenuhnya (Mr Boni/SRTV)
Personel Damkarmat Nganjuk gabungan Pos Tanjunganom dan Mako berhasil memadamkan api sepenuhnya (Mr Boni/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID — Peristiwa kebakaran melanda kawasan rumpun bambu milik Sardo (53) di Desa Senjayan RT/RW 001/003, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, pada Minggu (4/10/2026). Kobaran api yang membubung tinggi sempat membuat warga panik karena lokasinya berdekatan dengan pabrik kandang ayam.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari, mengonfirmasi insiden tersebut usai menerima laporan resmi dari personel di lapangan.

"Kemarin itu laporan masuk ke Mako kami sekitar pukul 11.19 WIB. Tim dari Pos Tanjunganom bersama personel Mako bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.34 WIB untuk melakukan tindakan penanganan," ujar Imam Ashari. Senin (5/10/2026)

Berdasarkan kronologi di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika seorang warga setempat yang terindikasi mengalami gangguan jiwa (ODGJ) mengumpulkan sampah kering dan dedaunan di pekarangan kosong.

Tanpa pengawasan, ODGJ tersebut menyalakan api hingga pembakaran sampah meluas tak terkendali.

Imam Ashari menjelaskan bahwa faktor cuaca yang terik dan berangin menjadi pemicu utama cepatnya penyesuaian rambatan api.

"Cuaca saat itu sangat cerah dan berangin kencang. Dedaunan bambu kering di dasar pekarangan langsung tersambar api, lalu merembet ke area rumpun bambu utama hingga menimbulkan kepulan asap tebal dan letupan bambu," jelasnya.

Warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal langsung bergotong-royong melakukan pemadaman awal menggunakan alat seadanya demi mencegah api menjangkau area pabrik kandang ayam di dekat lokasi. Sebagian warga lainnya sigap menghubungi pos Damkar setempat.

Mengenai proses pemadaman, Imam Ashari menyampaikan bahwa petugas bekerja ekstra untuk memastikan api benar-benar padam total.

"Penanganan memakan waktu sekitar satu setengah jam. Personel berhasil menyelesaikan seluruh proses pemadaman dan pendinginan pada pukul 13.15 WIB," ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil berupa bangunan dalam musibah ini. Petugas juga telah memberikan imbauan kepada warga setempat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya saat membakar sampah di area terbuka pada kondisi cuaca terik dan berangin.

Editor : SRTVRedaksi