Mobil Jenazah Korban KM Virgo Asal Jombang Alami Kecelakaan, Peti Dipindah Ke Ambulans BPBD Menuju Rumah Duka

Peti dipindah usai ambulans mengangkut jenazah korban KM Virgo Tranport 8, alami kecelakaan beruntun di Desa Mojokrapak, Tembelang, Jombang (Ist/SRTV)
Peti dipindah usai ambulans mengangkut jenazah korban KM Virgo Tranport 8, alami kecelakaan beruntun di Desa Mojokrapak, Tembelang, Jombang (Ist/SRTV)

JOMBANG, SRTV.CO.ID - Iring-iringan mobil pengantar jenazah Gondham Prakoso menuju rumah duka di Bulurejo, Diwek, berubah menjadi kecelakaan beruntun di Jalan KH Wahab Chasbulloh, Desa Mojokrapak, Tembelang, Jombang, Kamis (1/10/2026). Atas kejadian itu, lima mobil dan dua sepeda motor terlibat, peti jenazah pun harus dipindahkan ke ambulans lain.

Dari informasi yang dihimpun saksi mata, insiden itu terjadi sekitar pukul 09.00 saat rombongan melaju dari arah utara menuju selatan, dari Exit Tol Tembelang menuju Kecamatan Jombang. Rombongan dikawal relawan rescue menggunakan sepeda motor. 

Seorang pemotor yang melaju searah di depan rombongan tiba-tiba berbelok ke kanan. Relawan rescue yang berada di belakangnya kaget dan melakukan pengereman mendadak. Kemudian kendaraan di belakangnya tak sempat menghindar, tabrakan beruntun pun terjadi.

"Ada mbak-mbak mau nyeberang. Di belakangnya ada relawan dan mobil Dinsos. Relawannya tidak bisa banting setir, terus kendaraan yang di belakangnya menabrak dari belakang," ucap Fajar (32), sopir ambulans di lokasi rumah duka.

Rombongan tersebut terdiri dari mobil Dinas Sosial Jombang, ambulans Toyota Avanza nopol L1765KG yang dikemudikan Fajar, Mitsubishi Pajero Sport nopol L1062BAR, serta Toyota Kijang Innova nopol L1948DAG. Satu mobil lainnya juga terlibat. 

"Ambulans saya di belakang mobil Dinsos. Di belakangnya mobil keluarga dari jenazah," imbuhnya.

Ambulans yang dikemudikan Fajar membawa jenazah Gondham Prakoso, korban KM Virgo Transport 8. Jenazah diberangkatkan dari Bandara Juanda, Surabaya, menuju rumah duka di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek. 

Pasca kecelakaan, peti jenazah dipindahkan ke ambulans milik BPBD Jombang. Pemindahan dilakukan setelah ambulans yang membawa jenazah sempat mengalami masalah pada radiator.

"Tadi sempat muncul api dari radiatornya, tapi sudah terkondisikan. Jenazah sudah dipindah ke ambulans lain," jelasnya.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang mendatangi lokasi untuk olah TKP dan meminta keterangan saksi. Polisi masih mendalami kronologi lengkap kecelakaan tersebut.

"Laporan belum lengkap, anggota masih di TKP pendalaman," pungkas Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman. 

Editor : SRTVRedaksi