Penyisiran Masif Pesisir Kalimantan, Tim SAR Gabungan Evakuasi 4 Korban KM Virgo Transport 8

Tim SAR Gabungan melakukan proses evakuasi salah satu korban selamat kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 di wilayah pesisir Kalimantan (Ist/SRTV)
Tim SAR Gabungan melakukan proses evakuasi salah satu korban selamat kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 di wilayah pesisir Kalimantan (Ist/SRTV)

BANJARMASIN, SRTV.CO.ID — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan laut yang menimpa KM Virgo Transport 8 terus digencarkan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama tim SAR gabungan pada Rabu (30/9/2026).

Upaya pencarian berskala besar ini melingkupi penyisiran melalui jalur laut, tindakan penyelaman mendalam di dalam badan kapal, hingga penyisiran jalur darat di sepanjang pesisir pantai serta muara sungai.

"Kami mengerahkan seluruh sumber daya dan potensi SAR yang ada, baik melintasi jalur laut, penyisiran darat, hingga penyelaman teknis. Fokus utama kami adalah menyisir setiap koordinat yang berpotensi menjadi titik ditemukannya para korban," ujar Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii. Kamis (1/10/2026)

Hingga Rabu sore, kerja keras Search and Rescue Unit (SRU) darat membuahkan hasil dengan ditemukannya empat korban di dua wilayah berbeda, yakni Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Korban pertama dievakuasi pada pukul 01.07 WIB di Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, setelah informasi penemuan diterima Kantor SAR Palangka Raya pada pukul 07.55 WITA.

Korban tersebut langsung dirujuk ke RSUD Kabupaten Sukamara untuk mendapatkan perawatan serta proses identifikasi medis.

"Satu korban di Pantai Lunci telah berhasil dievakuasi dan saat ini berada dalam penanganan tim medis RSUD Sukamara. Penyelamatan ini menjadi dorongan semangat bagi tim gabungan di lapangan untuk terus menyisir wilayah pesisir lainnya," tegas Mohammad Syafii.

Tak lama berselang, pada pukul 12.57 WITA, tim menerima laporan pergerakan satu life craft yang memasuki wilayah Natai Kuini, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat sekitar 7 NM dari Kabupaten Sukamara.

Selanjutnya pada pukul 13.30 WIB, SRU darat kembali membuahkan hasil dengan menemukan dan mengevakuasi tiga korban di sekitar Sungai Teruntum, Kecamatan Sungai Hilir, Kabupaten Seruyan, yang laporannya diterima resmi pada pukul 15.17 WITA.

"Setiap temuan sarana penunjang seperti life craft maupun titik keberadaan korban di wilayah perairan dan muara sungai menjadi petunjuk penting bagi tim untuk menyempurnakan pola penyisiran penyelamatan," tambah Kabasarnas.

Di sisi lain, upaya penyelaman oleh Tim Penyelam Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, dan Potensi SAR di bagian dalam lambung KM Virgo Transport 8 masih belum menemukan korban tambahan.

Hingga Rabu sore, rekapitulasi data mencatat 4 orang berhasil dievakuasi melalui jalur darat, sementara 57 korban lainnya masih dinyatakan dalam proses pencarian aktif oleh tim gabungan.

"Meskipun penyisiran di dalam badan kapal oleh tim penyelam TNI AL dan Basarnas belum menambah jumlah korban terevakuasi, kami pastikan pencarian 57 korban tersisa akan terus dioptimalkan secara terkoordinasi dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh personel di lapangan," pungkas Mohammad Syafii.

Editor : SRTVRedaksi