NGANJUK SRTV.CO.ID – Wisata malam di lereng pegunungan Wilis semakin menjadi primadona bagi mereka yang ingin menikmati kesegaran alam sambil merasakan kemewahan berkemah modern. Jolotundo Glamping & Edu Park muncul sebagai destinasi pilihan, menghadirkan kombinasi suasana hutan pinus yang tenang dengan berbagai fasilitas dan aktivitas yang bisa dinikmati kapan saja, termasuk saat malam tiba.
“Indah ya suasana asri, malam hari tetap kelihatan bagus, gimana ya sangat menarik,” ujar Danendra, wisatawan asal Kota Surabaya yang telah merasakan pesona tempat ini pada Kamis (12/3/2026) malam.
Harga glamping di destinasi Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk ini, berbeda-beda sesuai dengan tipe tenda dan waktu pemesanan. Untuk tipe dasar seperti Pinus & River Camping, harga mulai dari sekitar Rp245.000-an per malam pada weekday, atau menjadi Rp300.000 hingga Rp350.000 pada weekend maupun tanggal merah.
Sedangkan untuk tipe Korean Glamping yang dapat menampung hingga 6 orang, harganya sekitar Rp900.000 per malam, sementara tipe Deluxe Camp bahkan dapat mencapai Rp1.000.000 per malam.
“Kami sangat terkesan dengan suasana yang nyaman dan fasilitas yang cukup memadai,” tambah Narendra dari Lamongan.
Selain akomodasi yang beragam, Jolotundo Glamping & Edu Park juga menyediakan fasilitas umum seperti toilet, kamar mandi, dan area api unggun yang cocok untuk berkumpul bersama keluarga atau teman di malam hari. Beberapa aktivitas juga bisa dinikmati, antara lain berkuda, mengendarai ATV, mengunjungi mini zoo, serta menjelajahi spot foto yang menarik dengan latar belakang hutan pinus dan sungai yang mengalir di sekitar lokasi.
“Perjalanan dari Malang memang cukup jauh, tapi rasanya sangat sepadan dengan pengalaman yang saya dapatkan di sini,” ungkap Mayangsari, wisatawan asal Malang.
Harga yang disebutkan merupakan estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu. Disarankan untuk melakukan pemesanan melalui platform Traveloka atau menghubungi kontak resmi Jolotundo Glamping & Edu Park untuk mendapatkan informasi harga terbaru dan memastikan ketersediaan akomodasi.
Reporter : Etna Laila
Editor : Tim Redaksi SRTV
