NGANJUK, SRTV.CO.ID – Jalan penghubung tiga desa di Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, yakni Desa Kedungrejo, Sambirejo, dan Demangan, menjadi sorotan publik setelah kondisi permukaannya rusak parah selama bertahun-tahun. Jika tidak segera dilakukan perbaikan, warga mengancam akan menangani pohon pisang di jalan yang rusak tersebut.
Kerusakan jalan ada di empat dusun di Desa Kedungrejo ini diantaranya adalah Dusun Bendungan, Johorejo, Kedungrejo, dan Janti tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, namun juga dianggap membahayakan keselamatan pengguna jalan serta menghambat aktivitas ekonomi lokal.
“Saya keliling desa dengan motor, kondisi jalan memang rusak parah dan membahayakan pengguna. Tak jarang pengguna jalan jatuh terpeleset,” ujar Didik selaku ketua RT dari Desa Kedungrejo pada Senin (23/03/2026).
Menurutnya, panjang jalan yang rusak bervariasi antara satu hingga dua kilometer yang mengalami kerusakan dan sudah berlangsung lama. Hal ini berdampak signifikan pada kehidupan sehari-hari warga. “Kalau dibiarkan, mobilitas masyarakat pasti terganggu,” tegasnya.
Usulan perbaikan jalan telah disampaikan berulang kali melalui berbagai kanal, mulai dari musrenbang hingga reses dewan, namun hingga saat ini belum menunjukkan hasil yang memuaskan. “Sudah bertahun-tahun kami usulkan, tapi jalan tetap rusak tanpa ada perbaikan,” keluh salah satu warga setempat yang ikut memberikan keterangan.
Didik mengungkapkan kekhawatirannya terkait keselamatan setiap warga yang melintas di jalan berlubang tersebut. “Karena bertahun-tahun tidak ada penanganan, kami khawatir keselamatan mereka terancam setiap hari,” jelasnya.
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk segera memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan tersebut. “Kami mendorong agar Dinas Bina Marga tidak menunda lagi, karena masyarakat sudah lama menunggu,” tambahnya.
Bahkan, warga juga mengancam akan melakukan gotong royong dengan cara menanam pohon pisang jika tidak ada tindakan nyata dari pihak berwenang. “Jika tidak ada perbaikan, kami akan Gotong royong Tanam Pohon Pisang,” pungkasnya.
Reporter : Boniman
Editor : Tim Redaksi SRTV













