srtv.co.id Nganjuk | DPRD Kabupaten Nganjuk periode 2019 - 2024 akhirnya menetapkan dan mengesahkan tata tertib dan kode etik tata beracara anggota DPRD setelah tujuh bulan dilantik.
Baca juga: 805 GTT - PTT Disdik Nganjuk Belum Masuk Dapodik, Harapan Jadi PPPK Pupus
Ini setelah tatib dankodeetikDPRD tersebut dievaluasi dan disetujui oleh Gubernur Jawa Timur.
Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono mengatakan, dengan telah disahkannya tatib dankodeetikDPRDNganjukperiode 2019-2024 tersebut maka secara otomatis akan langsung diberlakukan.
Dan tatib dankodeetikyang lama sudah tidak berlaku lagi.
"Mulai hari iniDPRDNganjuksudah langsung menggunakan tatib dankodeetikyang baru untuk semua kegiatan legislasi setelah disahkan dalam rapat paripurna," kata Tatit Heru Tjahjono, Rabu (11/3/2020).
Dijelaskan Tatit Heru Tjahjono, dalam penyusunan tatib dankodeetikDPRD Kabupaten Nganjuk yang dilakukan dua Pansus DPRD cukup berat. Dimana tatib dankodeetiktersebut harus disesuaikan dan disinkronisasi dengan aturan diatasnya.
Bahkan, dua Pansus DPRD harus melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, DPRRI dan sebagainya agar dalam penyusunan Tatib dan Kode Etik DPRD tidak berbenturan dengan UU dan aturan diatasnya.
Terlebih lagi, dalam tatib dankodeetikDPRDNganjukperiode 2019 - 2020 tersebut semaksimal mungkin memperbanyak muatan lokal disesuaikan dengan kondisi dan situasi perkembangan masyarakat di Kabupaten Nganjuk sekarang ini.
Baca juga: Memilukan di Nganjuk Ternyata ada 100 Pelajar Hamil Diluar Nikah
Setidaknya, ada sekitar 20 persen perbedaan antara Tatib dankodeetikDPRDNganjukyang baru dengan tatib dankodeetikDPRD periode sebelumnya.
"Ya akhirnya setelah melalui proses cukup panjang, bahkan sampai waktu penyusunan melebihi waktu tiga bulan dan dilakukan penambahan waktu hingga akhirnya tatib dankodeetikDPRD yang baru bisa diselesaikan dan disahkan hari ini. Kami berharap kinerjaDPRDNganjukakan lebih baik lagi dalam mengemban amanat rakyat Nganjuk," tutur Tatit Heru Tjahjono.
Seperti diketahui, sejumlah pihak sebelumnya menyayangkan lambanya penyusunan tatib dankodeetikberacara DPRD Kabupaten Nganjuk.
Bahkan, hingga enam bulan setelah pelantikanDPRDNganjukperiode 2019-2020 penyusunan tatib dankodeetikbelum selesai. Dan DPRD sekarang ini harus menggunakan tatib dankodeetikDPRD periode sebelumnya yang dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi dan situasi masyarakat Kabupaten Nganjuk dan era digitalisasi sekarang ini.
Baca juga: Jelang Panen,Jangan Sampai Spekulan Permainkan Harga di Nganjuk
Reporter : Samsul Arifin
Editor : BJ Kusumo
Editor : admin