NGANJUK, SRTV.CO.ID - Kinerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Potong Hewan (RPH) di bawah naungan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk menunjukkan capaian gemilang. Berdasarkan data periode Januari hingga September 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil menembus angka rata-rata 101,93 persen.
"Alhamdulillah rata-rata 101,93 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa target pendapatan daerah dapat direalisasikan dengan baik. Kami berharap kinerja positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan hingga akhir tahun," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Ida Sohibatin, Kamis (5/11/2026)
Berdasarkan laporan realisasi PAD, seluruh periode tercatat berhasil melampaui target. Rinciannya meliputi Triwulan I (Januari–Maret) sebesar 103,26 persen, Triwulan II (April–Juni) mencapai 102,52 persen, serta Triwulan III (Juli–September) yang menyentuh angka 100 persen.
Ida Sohibatin menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari pelaksanaan pelayanan dan pengelolaan kegiatan di UPTD Rumah Potong Hewan yang terus diupayakan berjalan secara optimal.
Selain mendongkrak pendapatan daerah, produktivitas RPH Kabupaten Nganjuk juga tergolong tinggi dengan total 23.387 ekor hewan berhasil dipotong selama sembilan bulan pertama tahun 2026.
"RPH memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai salah satu sumber PAD, tetapi juga dalam mendukung pelayanan pemotongan hewan yang memenuhi aspek kesehatan, kebersihan, keamanan pangan, serta ketentuan kehalalan," jelas Ida.
Pihaknya terus berkomitmen memastikan seluruh proses pemotongan hewan mematuhi standar ketat demi menghasilkan produk daging yang aman, sehat, dan halal bagi masyarakat luas.
Jumlah total pemotongan tersebut mencakup 535 ekor sapi jantan, 27 ekor sapi betina, serta 22.825 ekor unggas (ayam). Rincian per triwulannya meliputi 8.012 ekor pada Triwulan I, 7.667 ekor pada Triwulan II, dan 7.708 ekor pada Triwulan III.
Melalui penerapan standar teknis, higiene sanitasi, kesehatan hewan, dan tata cara syariat Islam, UPTD RPH Nganjuk siap memberikan pelayanan terbaik.
"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan RPH agar semakin profesional dalam memberikan perlindungan konsumen dan meningkatkan kualitas pangan masyarakat," pungkasnya.
Editor : SRTVRedaksi