Pemuda di Pandanwangi Nyaris Kehilangan Nyawa Disabet Celurit OTK

Reporter : Taufiqur Rachman
Ilustrasi penyerangan senjata tajam. Tiga pemuda di Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang (SRTV)

JOMBANG, SRTV.CO.ID - Aksi kejahatan jalanan kembali menebar teror dan membuat bulu kuduk berdiri. Tiga pemuda asal Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang, nyaris kehilangan nyawa setelah diserang dan dibacok oleh kelompok orang tak dikenal (OTK) pada Selasa (29/9/2026) dini hari.

"Saya sama dua teman. Pulang dari Sumbermulyo ke Pandanwangi, disalip terus dikejar pelaku," ungkap korban berinisial AA (19) saat menceritakan detik-detik mencekam yang dialaminya bersama rombongan.

Peristiwa mengerikan ini bermula sekitar pukul 23.30 hingga 00.00 WIB. Saat itu, AA bersama dua temannya, B (18) dan C (19), sedang mengendarai dua sepeda motor dalam perjalanan pulang dari Sumbermulyo menuju Pandanwangi.

Namun, di tengah perjalanan, mereka berpapasan dengan kelompok OTK berjumlah sekitar lima orang yang menunggangi dua sepeda motor.

"Saya salip, terus dikejar. Mau belok, diserempet, terus dibacok," tutur AA menjelaskan situasi kepanikan saat kelompok pelaku mengejar hingga ke area sekitar gapura Desa Pandanwangi.

Ganasnya serangan tersebut membuat para korban tak berdaya. Senjata tajam yang diayunkan pelaku menghantam tubuh para korban hingga mengakibatkan pakaian mereka robek dan melukai bagian tangan serta bahu sebelah kiri.

"Kira-kira sajam celurit. Baju robek semua, kena semua pas bacok. Saya dan dua teman saya," terangnya menggambarkan kondisi mereka yang terkena sabetan sajam berjenis celurit tersebut.

Usai melancarkan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri. Dalam kondisi panik dan terluka, AA bersyukur berhasil bertemu saudaranya yang langsung membawa ketiga korban ke UGD RSNU Jombang.

Setelah mendapatkan perawatan medis, ketiga pemuda tersebut akhirnya diperbolehkan menjalani rawat jalan di rumah.

"Kita ingin semua biar segera ditangkap saja," tegas AA berharap pihak kepolisian bergerak cepat meringkus komplotan penyerang tersebut.

Kasus pembacokan ini telah resmi dilaporkan ke Mapolsek Diwek. Pihak kepolisian bersama Satreskrim Polres Jombang kini tengah bergerak aktif melakukan penyelidikan mendalam guna mengidentifikasi serta memburu para pelaku yang meresahkan warga.

"Korban mengalami luka sabetan sajam, namun sudah ditangani dan rawat jalan," pungkas Kapolsek Diwek, AKP Darul Huda, mengonfirmasi kondisi terkini para korban dan komitmen kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru