BANJARMASIN, SRTV.CO.ID — Operasi SAR kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa memasuki babak krusial.
Tim Penyelam Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, dan Potensi SAR kembali melakukan penyelaman berisiko tinggi untuk mengevakuasi korban yang terperangkap di dalam bangkai kapal pada Selasa (29/9/2026).
Kerja keras tersebut membuahkan hasil dengan ditemukannya tiga korban tambahan dari dalam interior kapal.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan yang terus bekerja keras dalam pencarian dan evakuasi korban. Penemuan tiga korban hari ini merupakan hasil kerja keras, keberanian, dan sinergi seluruh unsur yang terlibat," tegas Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Proses evakuasi tiga korban dilakukan secara cermat melalui jalur laut terlebih dahulu. Dua korban dibawa ke kapal KRI, sedangkan satu korban disiagakan di KN SAR Pacitan guna mendapatkan penanganan awal sesuai prosedur keselamatan.
"Khususnya tim penyelam yang menghadapi kondisi medan bawah air yang penuh tantangan demi mengembalikan para korban kepada pihak keluarga." Ungkapnya
Guna mempercepat pemindahan, ketiga korban direncanakan langsung diterbangkan via jalur udara menggunakan Helikopter Basarnas HR-3601 dan Helikopter Panther TNI AL HS-1311 menuju fasilitas penanganan medis serta tim identifikasi DVI.
"Langkah evakuasi udara ini kami ambil untuk memangkas waktu pemindahan korban menuju fasilitas penanganan dan identifikasi lebih lanjut agar proses paska-evakuasi berjalan cepat," ujar Kepala Basarnas.
Hingga data terbaru dirilis, dari total 243 penumpang yang terdaftar dalam manifest kapal, sebanyak 182 orang telah ditemukan. Rinciannya mencakup 108 korban selamat dan 74 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 61 penumpang lainnya masih dilaporkan hilang.
"Pencarian tidak akan berhenti di sini. Fokus utama seluruh unsur yang terlibat adalah mengoptimalkan pencarian 61 korban yang masih hilang," pungkas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Editor : SRTVRedaksi