Kantor Travel Umrah dan Toko Busana di Jombang, Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Reporter : M. Faiz Rahman
Petugas berjibaku melawan amukan si jago merah selama kurang lebih satu jam (Faiz, SRTV)

JOMBANG, SRTV.CO.ID– Kebakaran hebat menghanguskan sebuah kantor biro perjalanan umrah dan haji yang berdampingan dengan toko busana di Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (21/5/2026) sore. 

Kobaran api yang cepat membesar melahap seluruh peralatan kantor hingga barang dagangan di toko busana tersebut.

Meski tidak sampai mengakibatkan korban jiwa, namun akibat kebakaran tersebut pemilik usaha mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

"Berdasarkan hasil investigasi awal petugas di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Beruntung api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,” ujar Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, Kamis (21/5/2026) malam.

Upaya pemadaman sempat terkendala lantaran kedua bangunan usaha tersebut dalam kondisi terkunci rapat karena sang pemilik sedang berada di luar kota. 

Untuk mempercepat penanganan dan mencegah api meluas ke area pemukiman, petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Jombang terpaksa mendobrak masuk pintu bangunan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan sesuai standar guna mencegah kejadian serupa,” tambah Syamsul.

Setelah berjibaku melawan amukan si jago merah selama kurang lebih satu jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api. 

Pihak kepolisian yang datang ke lokasi juga langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti dari insiden ini.

"Dari hasil olah TKP ada dugaan korsleting listrik," ungkap Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, saat ditemui di lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena bangunan sedang tidak ada aktivitas. 

Meski demikian, pemilik usaha harus menelan pil pahit lantaran kerugian material akibat ludesnya bangunan beserta isinya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru