Berita  

Jelang Panen,Jangan Sampai Spekulan Permainkan Harga di Nganjuk

Nganjuk,SRTV.CO.ID – Bayangan musim panen yang penuh harapan kini menghampiri ribuan petani di Kabupaten Nganjuk. Dengan luas lahan 40.000 hektare dan potensi produksi gabah mencapai 280.000 ton dalam beberapa minggu ke depan, suasana antusiasme terasa di setiap sudut desa pertanian. Jangan sampai panen yang seharusnya menjadi andalan petani justru jadi lahan basah spekulan untuk mempermainkan harga, sehingga petani tidak memperoleh hasil maksimal

“Jangan sampai ada satu pun spekulan yang berhasil mengecoh mereka dengan harga yang tidak adil,” ujar Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, Jumat (6/2/2026

Untuk mendukung kedaulatan pangan nasional dan menjaga stabilitas harga. Bulog Kediri telah menetapkan target khusus menyerap gabah dari wilayah Nganjuk sebanyak 50.000 ton. “Saat ini, harga gabah di lapangan cendrung stabil, berkisar antara Rp6.800 hingga Rp7.000 per kilogram.” Jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk berkomitmen bersama aparat keamanan untuk melakukan pengawalan ketat agar pada puncak panen, harga tidak pernah menyentuh angka di bawah Rp6.500 per kilogram. “Kita sudah koordinasi dengan pihak Bulog Kediri juga. Jangan sampai ada celah spekulan permainkan harga” tandasnya

Aspek kualitas juga menjadi fokus utama, dengan pihaknya mengantisipasi beban kerja mesin pengering di penggilingan yang akan meningkat tajam untuk menghindari kerugian bagi petani.

Distribusi dan pemantauan kualitas akan dikawal erat oleh tim gabungan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas yang akan terus mendampingi petani agar hasil panen memenuhi standar penyerapan nasional.

“Upaya ini menjadi bagian penting dari dukungan Nganjuk terhadap program swasembada pangan nasional.” Pungkas Mas Handy

Reporter : Inna Dwi Fatimah
Editor. : Tim Redaksi SRTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *