BLITAR, SRTV.CO.ID — Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi di Kota Blitar tercatat mengalami penurunan selama libur panjang akhir tahun 2025. Salah satu destinasi yang terdampak adalah wisata religi Makam Bung Karno (MBK), ikon pariwisata Kota Blitar, yang mencatat penurunan jumlah pengunjung pada momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Meski libur Nataru bertepatan dengan masa libur sekolah, angka kunjungan ke kompleks MBK justru lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Rike Rochmawati, membenarkan adanya tren penurunan tersebut.
“Memang terjadi penurunan kunjungan, dan ada beberapa faktor yang memengaruhinya,” ujar Rike, Minggu (11/1/2026).
Berdasarkan data Disbudpar Kota Blitar, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Makam Bung Karno selama akhir 2025 tercatat sekitar 28 ribu orang. Angka ini menurun dibandingkan periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 yang mencapai sekitar 30 ribu pengunjung.
Meski demikian, capaian tersebut masih melampaui target kunjungan yang ditetapkan pemerintah daerah, yakni minimal 25 ribu wisatawan selama libur akhir tahun.
“Target memang tercapai, tetapi jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya tetap terjadi penurunan,” jelas Rike.
Ia menyebutkan, salah satu faktor utama penurunan kunjungan adalah kebijakan sejumlah pemerintah daerah yang mengimbau pengurangan kegiatan karya wisata pelajar. Selama ini, kelompok pelajar menjadi salah satu penyumbang signifikan jumlah wisatawan ke MBK.
Selain itu, kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat turut berdampak pada berkurangnya agenda dan kegiatan daerah yang biasanya mendorong pergerakan wisata.
“Kami berharap dalam beberapa bulan ke depan kunjungan wisata bisa kembali meningkat,” imbuhnya.
Untuk mendongkrak jumlah wisatawan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar terus menggencarkan promosi serta melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendukung pariwisata. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Kota Blitar bagi wisatawan.
Selama ini, mayoritas pengunjung MBK berasal dari luar daerah dan datang dalam paket wisata terpadu. Selain berziarah ke Makam Bung Karno, wisatawan biasanya melanjutkan kunjungan ke destinasi lain seperti Istana Gebang dan Masjid Arrahman yang lokasinya saling berdekatan.
Di sisi lain, penurunan kunjungan juga dirasakan para penarik becak wisata di kawasan Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar. Mereka berharap tahun 2026 mampu membawa peningkatan jumlah wisatawan.
Sebagai informasi, wisatawan yang datang menggunakan bus diwajibkan parkir di area PIPP, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Makam Bung Karno dengan berjalan kaki atau menggunakan becak wisata sebagai alternatif transportasi yang lebih nyaman.*
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor: AMS












