Berita  

Memilukan di Nganjuk Ternyata ada 100 Pelajar Hamil Diluar Nikah

Nganjuk, SRTV.CO.ID – Suasana Aula SMK Negeri 1 Tanjunganom terasa berbeda ketika ratusan siswa menyimak setiap ucapan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, saat sesi pembekalan dalam Roadshow Duta Generasi Berencana (GenRe) 2026.

Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, dengan canda namun serius mengungkapkan kekhawatirannya tentang dampak pergaulan bebas di kalangan remaja yang telah menjerat sekitar 100 pelajar dengan kondisi hamil di luar nikah.

“Remaja itu seperti kapal yang sedang melintasi lautan luas, punya daya tahan besar untuk berlayar, tapi bisa terbalik jika tidak ada kemampuan mengendalikan kemudi,” ujar Mas Handy, sapaan akrab Wakil Bupati, Jumat (6/2/2026)

Menurut Mas Handy, Masa remaja yang penuh dengan energi, seringkali menjadi ladang bagi godaan yang tak terduga. Tanpa kontrol diri yang kuat dan pemahaman tentang konsekuensi setiap tindakan, potensi besar yang dimiliki justru bisa berbalik menjadi bumerang.

“Kita sering melihat pelajar yang awalnya cerdas dan penuh harapan, tapi terjerumus kedalam pergaulan bebas hanya karena ingin diterima teman sebaya atau kurang mendapatkan bimbingan yang tepat,” ungkapnya.

Ketika Mas Handy mengutarakan angka 100 pelajar yang hamil di luar nikah, suara di aula tiba-tiba redup. Bukan tanpa alasan, di balik angka itu adalah kisah-kisah remaja yang terjebak dalam situasi yang tak mereka duga.

“Sebagian besar bukan karena mereka benar-benar siap untuk membangun keluarga, tapi karena kebablasan yang tak pernah mereka duga akan membawa konsekuensi seberat ini,” jelasnya

Tak hanya menyampaikan masalah, kegiatan Roadshow ini juga memberikan solusi konkrit bagi para pelajar. Mas Handy mengajak setiap siswa untuk memiliki mimpi yang jelas dan menyusun rencana hidup secara matang.

“Kalau rencana pertama tidak jalan, jangan langsung menyerah. Siapkan rencana kedua, ketiga, hingga rencana Z jika perlu. Hidup bukan hanya tentang satu pilihan,” pesannya.

Saat sesi dialog dimulai, sejumlah siswa berani mengungkapkan cita-cita mereka dari ingin menjadi dokter, insinyur, hingga wiraswasta sukses. Mas Handy dengan senang hati mengapresiasi setiap jawaban dan menegaskan bahwa keberhasilan tidak memiliki waktu yang sama untuk semua orang.

“Jangan minder jika melihat temanmu sukses lebih dulu. Setiap orang punya time zone masing-masing. Yang penting, kamu terus bergerak dan tidak berhenti berusaha,” ujarnya yang membuat para siswa tersenyum.

Melalui Roadshow Duta GenRe yang akan digelar di berbagai sekolah di Nganjuk, Pemkab Nganjuk berharap tidak hanya memberikan pemahaman tentang bahaya pergaulan bebas, tapi juga menanamkan semangat untuk merencanakan masa depan dengan baik.

“Kita ingin generasi muda Nganjuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, dan siap membawa nama baik daerah ini menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Mas Handy.

Reporter : Inna Dwi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV

Exit mobile version