Berita  

Masuki Tahap Akhir, Kodim 0810/Nganjuk Kebumikan Semangat Kemanunggalan Lewat Pembangunan Jembatan

Nganjuk – Pembangunan Jembatan Cable Statis Perintis Garuda Tahap II di wilayah Kodim 0810/Nganjuk terus menunjukkan progres yang signifikan. Setelah tahapan konstruksi utama rampung dikerjakan, saat ini proses pembangunan memasuki tahap finishing yang dilaksanakan secara cermat dan penuh tanggung jawab guna memastikan kualitas bangunan tetap terjaga.

Pada tahap akhir tersebut, Babinsa Desa Bagor Wetan, Serka Heru S., terjun langsung melaksanakan pengecatan pagar jembatan. Dengan penuh dedikasi, ia memastikan seluruh bagian besi pagar tertutup cat secara merata dan rapi sebagai upaya penyempurnaan konstruksi.

Di tengah teriknya matahari, Serka Heru S. tampak teliti merapikan setiap sisi pagar. Menurutnya, pengecatan tidak hanya bertujuan memperindah tampilan jembatan, namun juga sebagai langkah preventif untuk melindungi material dari korosi serta pengaruh cuaca ekstrem. Tahap finishing ini menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan dan daya tahan jembatan agar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufdan, memberikan apresiasi atas dedikasi anggota di lapangan yang terus bekerja maksimal demi penyelesaian pembangunan.

“Kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Pengerjaan tahap akhir ini menjadi penentu kualitas, sehingga harus dilakukan dengan teliti dan penuh tanggung jawab. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar akses warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufdan menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Cable Statis Perintis Garuda Tahap II merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi dan semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam setiap proses pembangunan di wilayah binaan.

Dengan hampir rampungnya tahap finishing, masyarakat setempat menyambut baik keberadaan jembatan tersebut. Diharapkan, jembatan ini nantinya menjadi sarana vital yang mampu menunjang mobilitas, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mempererat hubungan sosial antarwilayah di Kabupaten Nganjuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *