Nganjuk, SRTV.CO.ID – Ratusan mata muda berbinar penuh semangat di Aula SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk. Acara Seminar dan Talkshow “Pemuda Mandiri Ekonomi” yang digagas oleh Iswara Nganjuk dengan Ruli Ismawati sebagai Chairperson, menghadirkan beragam tokoh inspiratif, mulai dari ahli berpengalaman dari Amerika Serikat hingga pengusaha sukses dengan pasar global, yang siap membongkar berbagai rahasia bagaimana bisa menghasilkan cuan sendiri tanpa harus meninggalkan pendidikan.
Mereka bukan hanya datang untuk berbagi cerita, melainkan untuk memberikan kunci sukses yang selama ini dicari banyak orang, membuktikan bahwa kemandirian ekonomi dan kelangsungan studi bisa berjalan beriringan.
“Kita tidak ingin pemuda hanya bermimpi jadi orang sukses, kita ingin mereka bisa lakukannya sejak masih sekolah,” ucap Ruli dengan semangat.
Acara yang dipandu oleh Hendrawan Nurdiansyah ini, menghadirkan dua sosok inspiratif yang membawa pandangan berbeda namun sama-sama memberikan wawasan berharga.
Patricia Deby: Dari Juara Kampus Airlangga hingga Karier di Amerika Serikat
Patricia Deby, peraih beasiswa LPDP, lulusan terbaik Universitas Airlangga yang kini berkarier di San Francisco, membawa pandangan dunia yang membuka mata para peserta. Dengan sertifikasi dari Stanford University, ia membongkar rahasia bagaimana pemuda dari daerah bisa bersaing di kancah internasional.
“Saat baru memulai, jangan coba-coba kerjain segalanya sekaligus, fokuslah pada satu hal saja dengan sepenuh hati, hasilnya akan jauh lebih maksimal ketimbang kamu yang coba multi-tasking tapi tidak tuntas,” ungkapnya
“Jika ada tugas yang bisa dilakukan orang lain, jangan sungkan minta bantuan. Biarkan diri kamu fokus pada hal-hal yang hanya kamu yang bisa kerjakan,” tambahnya.
Sementara itu, Hanief Iksa, pemilik Kong Vector yang menjalankan bisnis desain grafis dan animasi dengan pasar internasional, membuktikan bahwa asal dari daerah bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan global.
Bisnis yang ia dirikan kini telah bekerja sama dengan klien dari berbagai sektor, mulai dari informatika hingga makanan dan minuman.
“Yang membedakan orang sukses dan yang berkeluh kesah itu adalah mentalitas, orang sukses tidak pernah berkata ‘Saya tidak bisa’, melainkan selalu bertanya ‘Apa yang harus saya kerjakan hari ini,” jelasnya dengan mantap
Suasana aula menjadi semakin hangat dengan antusiasme para pemuda dan pelajar. Banyak yang aktif bertanya dan mencatat setiap pesan yang disampaikan, menjadi bukti bahwa generasi muda Nganjuk siap menjadi agen perubahan di sektor ekonomi.
Acara ini tidak hanya memberikan ilmu praktis, tapi juga membakar semangat untuk berani mengambil langkah pertama menuju kemandirian ekonomi, semua tanpa harus meninggalkan tanggung jawab pendidikan.
“Kita berharap dari sini, pemuda Nganjuk tidak hanya jadi orang yang membeli barang ekonomi, tapi juga yang membuat dan mengembangkan ekonomi daerah dan bangsa!” tutup Ruli dengan senyum bangga.
Reporter : Ina Dwi Fatimah
Editor : MBP












