Berita  

Semua OPD Tulungagung Sudah Miliki Kantor, Lahan Eks Plaza Belga Bakal Disulap Jadi Pertokoan

Kawasan bekas Plaza Belga Tulungagung pada sisi utara yang kini disulap sebagai perkantoran OPD (isal)

TULUNGAGUNG, SRTV.CO.ID — Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Tulungagung kini dipastikan telah memiliki kantor sendiri. Rampungnya relokasi sejumlah OPD ke kawasan eks Plaza Belga membuka peluang pemanfaatan sisa lahan dan bangunan yang belum digunakan untuk dikembangkan menjadi kawasan pertokoan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Dwi Hari Subagyo, mengatakan kawasan eks Plaza Belga di Kelurahan Kenayan merupakan aset sah milik Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Di lokasi tersebut terdapat sekitar 50 unit bangunan yang sebelumnya difungsikan sebagai pertokoan.

“Setelah sengketa aset Plaza Belga dimenangkan Pemkab, beberapa bangunan mulai kami manfaatkan, khususnya untuk kebutuhan perkantoran,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).

Saat ini, sebanyak enam OPD telah direlokasi dan menempati kawasan tersebut, terutama di sisi utara. Keenam OPD tersebut yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Inspektorat, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Sosial (Dinsos), serta Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA).

“Dengan relokasi ini, seluruh OPD di Tulungagung sudah memiliki kantor. Proses penataan perkantoran OPD dapat dikatakan telah tuntas,” jelasnya.

Selain itu, Dwi Hari mengungkapkan adanya minat dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tulungagung untuk memanfaatkan salah satu bangunan di kawasan tersebut. Namun hingga kini, pihaknya masih menunggu arahan dan persetujuan resmi dari Bupati Tulungagung.

“Informasi minat dari KONI memang ada, tetapi belum ada izin pemanfaatan yang kami terima,” katanya.

Ia menegaskan, setiap pemanfaatan aset daerah wajib melalui mekanisme perizinan sesuai ketentuan. Terlebih, sebagian bangunan eks Plaza Belga masih memerlukan rehabilitasi agar layak digunakan.

Ke depan, sesuai arahan Bupati Tulungagung, sebagian kawasan eks Plaza Belga direncanakan akan dikembangkan kembali menjadi kawasan pertokoan dengan melibatkan investor.

“Kami akan membuka ruang dan mempermudah investor. Harapannya, selain menjadi pusat perkantoran, kawasan ini juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.***

Reporter: Sholeh Sirri
Editor: AMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *