Berita  

PLN UP3 Kediri Pangkas Pohon di Jalan Adi Sucipto untuk Antisipasi Gangguan Listrik

Petugas PLN sedang memangkas pohon di sepanjang jalan Ahmad Dahlan Kota Kediri. (burhan)

KEDIRI, SRTV.CO.ID — Guna menjaga keandalan pasokan listrik, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kediri melakukan pemangkasan pohon di sepanjang Jalan Adi Sucipto, Kota Kediri, Kamis (10/1/2026). Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan jaringan listrik, terutama di tengah cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi dan angin kencang.

Pemangkasan menyasar pohon-pohon yang berpotensi bersinggungan dengan jaringan listrik tegangan menengah maupun rendah. Dahan dan ranting yang terlalu dekat dengan kabel dinilai rawan menyebabkan gangguan aliran listrik, khususnya saat cuaca buruk.

Petugas PLN UP3 Kediri, Yuwono, menyampaikan bahwa kegiatan pemangkasan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan serta telah melalui proses koordinasi dan perizinan dengan instansi terkait.

Pemangkasan di Jalan Adi Sucipto ini telah mendapat persetujuan dari Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) serta Dinas Perhubungan Kota Kediri. Tujuannya agar jaringan listrik tetap aman dan pelayanan kepada pelanggan tidak terganggu,” jelasnya.

Yuwono menambahkan, kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di satu titik. PLN UP3 Kediri secara rutin melakukan pemantauan dan pemetaan di sejumlah wilayah lain yang memiliki potensi gangguan jaringan akibat pepohonan di sekitar jalur kabel listrik.

Jika ditemukan pohon atau ranting yang berisiko tumbang dan membahayakan jaringan, kami akan segera melakukan penanganan,” imbuhnya.

Program pemangkasan pohon ini merupakan bagian dari upaya preventif PLN untuk meminimalkan risiko gangguan listrik selama musim hujan, sekaligus menekan potensi pemadaman mendadak akibat faktor alam.

PLN juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dengan melaporkan keberadaan pohon atau kondisi jaringan listrik yang dinilai berbahaya, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.*

Reporter: Agus Ely Burhan
Editor: AMS

Exit mobile version