BLITAR, SRTV.CO.ID — Pemerintah Kota Blitar menetapkan Kelurahan Kauman, Kecamatan Sukorejo, sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Penetapan ini dilakukan setelah melalui kajian menyeluruh terhadap sejumlah alternatif lokasi yang sebelumnya sempat dipertimbangkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Yudha Budiono, mengatakan lokasi di Kelurahan Kauman dipilih karena kesiapan lahan serta aksesibilitas yang dinilai paling memenuhi kriteria pembangunan Sekolah Rakyat.
“Lokasi pembangunan sudah dipastikan di Kauman. Saat ini sudah memasuki tahap awal berupa pemadatan lahan,” ujar Yudha, Senin (10/1/2026).
Ia menjelaskan, pada 2025 lalu Pemkot Blitar sempat mengkaji beberapa opsi lokasi, termasuk pemanfaatan bekas gedung SMP Negeri 6 di kawasan Monumen PETA. Namun, setelah dilakukan evaluasi bersama, lokasi tersebut dinilai kurang representatif untuk pengembangan Sekolah Rakyat.
“Di Kauman tersedia lahan aset daerah atau tanah bengkok milik Pemkot Blitar dengan status yang jelas, luas, dan memiliki akses langsung ke jalan utama,” jelasnya.
Setelah proses pemadatan tanah rampung, pembangunan fisik Sekolah Rakyat akan segera dimulai. SR Kota Blitar dirancang sebagai sekolah berkonsep asrama, di mana seluruh peserta didik akan tinggal di hunian yang disediakan dalam satu kawasan terpadu.
Sekolah ini akan melayani berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Selain ruang belajar dan asrama, kawasan Sekolah Rakyat juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung pendidikan lainnya.
Yudha menambahkan, pelaksanaan pembangunan serta pengawasan proyek Sekolah Rakyat sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Kehadiran SR di Kota Blitar diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dengan luas lahan lebih dari lima hektare dan lokasi yang relatif dekat dengan pusat kota, Sekolah Rakyat Kota Blitar diproyeksikan menjadi salah satu SR dengan fasilitas terlengkap di Jawa Timur.*
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor: AMS












