TULUNGAGUNG, SRTV.CO.ID — Sebuah pabrik produksi Kacang Atom Panda di Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, dilanda kebakaran pada Sabtu pagi (10/1/2026). Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada peralatan produksi dan kerugian materiil yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kasi Operasional dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMKP) Tulungagung, Bambang Pidekso, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat aktivitas produksi tengah berlangsung. Pabrik milik Imam Basori itu diketahui sedang melakukan proses penggorengan kacang.
“Api diduga berasal dari tungku penggorengan yang sedang beroperasi. Minyak goreng yang tumpah tersulut percikan api dari wajan sehingga menyebabkan kobaran api cepat membesar,” ujar Bambang, Sabtu (10/1/2026).
Upaya pemadaman awal sempat dilakukan oleh para pekerja pabrik. Namun, api tidak dapat dikendalikan dan terus membesar. Pihak pabrik kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 09.40 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar Tulungagung langsung bergerak ke lokasi pada pukul 09.50 WIB dan tiba enam menit kemudian. Petugas segera melakukan pemadaman di titik api dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit truk tangki sebagai suplai air.
“Proses pemadaman berlangsung kurang lebih 44 menit dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.40 WIB,” jelasnya.
Pasca kejadian, petugas melakukan pemeriksaan lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi, terutama para pekerja pabrik, untuk memastikan kronologi peristiwa. Akibat kebakaran tersebut, satu unit tungku penggorengan dilaporkan mengalami kerusakan berat.
“Kebakaran masuk kategori sedang. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp25 juta,” pungkas Bambang.*
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: AMS












