Berita  

Libur Nataru, Stasiun Malang Catat Hampir 147 Ribu Penumpang, Arus Balik Terus Meningkat

KAI Daop 8 Surabaya Layani Hampir 147 Ribu Penumpang di Stasiun Malang, Arus Balik Masih Tinggi (Arief)

MALANG, SRTV.CO.ID — Mobilitas masyarakat melalui Stasiun Malang selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 terpantau meningkat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat sebanyak 146.823 penumpang dilayani di Stasiun Malang sepanjang periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Jumlah tersebut naik sekitar 8 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang mencatat 135.452 penumpang. Dari total tersebut, sebanyak 77.704 penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Malang, sementara 69.119 penumpang lainnya merupakan penumpang kedatangan.

Peningkatan volume penumpang ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama libur panjang, yang dinilai aman, nyaman, dan efisien.

Memasuki penghujung masa arus balik Nataru, arus kedatangan penumpang di Stasiun Malang masih terpantau padat. Berdasarkan data sementara hingga Senin (5/1/2026) pukul 10.00 WIB, tercatat sekitar 6.548 penumpang menggunakan layanan kereta api di stasiun tersebut. Rinciannya, 2.841 penumpang berangkat dan 3.707 penumpang tiba. Jumlah ini diperkirakan masih akan bertambah hingga jadwal perjalanan kereta api malam hari.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut dominasi penumpang kedatangan menjadi indikasi bahwa arus balik libur Nataru masih berlangsung, khususnya menuju wilayah Malang dan sekitarnya.

Tingginya jumlah penumpang yang tiba di Stasiun Malang menunjukkan arus balik Nataru masih terjadi. KAI Daop 8 Surabaya terus memastikan seluruh layanan berjalan optimal hingga akhir masa angkutan dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” ujarnya.

Ia menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menjaga kelancaran arus balik, mulai dari optimalisasi operasional perjalanan kereta api, kesiapan petugas layanan di stasiun, hingga penguatan layanan informasi bagi pelanggan.

Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api selama masa Nataru. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi menghadirkan transportasi publik yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” pungkasnya.***

Reporter: Arief Prabowo
Editor: AMS

Exit mobile version