LAMONGAN, SRTV.CO.ID — Sebuah kapal nelayan KMN CK mengalami kecelakaan laut di perairan utara Paciran, Kabupaten Lamongan, setelah diterjang ombak besar akibat cuaca ekstrem, Minggu (18/1/2026). Kapal tersebut dilaporkan terbalik dan tenggelam, namun seluruh awak kapal berhasil diselamatkan.
Empat orang yang berada di atas kapal, terdiri dari satu nakhoda dan tiga anak buah kapal (ABK), dinyatakan selamat meski sempat terombang-ambing di laut selama beberapa jam.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, kapal berangkat melaut sekitar pukul 04.00 WIB untuk mencari ikan dengan dinakhodai FM bersama tiga ABK.
“Sekitar pukul 08.00 WIB, saat kapal berada di perairan utara Paciran dan awak mulai menurunkan jaring, cuaca mendadak memburuk. Ombak besar menghantam kapal hingga terbalik dan tenggelam,” ujar Hamzaid, Senin (19/1/2026).
Dalam situasi darurat tersebut, seluruh awak kapal berupaya menyelamatkan diri dengan memanfaatkan peralatan seadanya. Para nelayan bertahan di laut dengan berpegangan pada jerigen yang digunakan sebagai alat bantu apung sambil menunggu pertolongan.
Sekitar dua jam kemudian, Kapal TB Tall Star yang sedang berlayar menuju PT Dok Paciran melihat para korban melambaikan tangan meminta bantuan. Awak kapal segera melakukan evakuasi dan berhasil menyelamatkan seluruh korban.
“Keempat nelayan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” jelas Hamzaid.
Kapal TB Tall Star kemudian bersandar di dermaga PT Dok Paciran sekitar pukul 16.00 WIB. Para korban selanjutnya diserahkan kepada Satpolairud Polres Lamongan serta Ketua Rukun Nelayan Desa Weru, Kecamatan Paciran.
Ipda Hamzaid memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Seluruh korban dalam kondisi sehat dan selamat,” tegasnya.
Pasca-insiden, Polres Lamongan mengimbau para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya pada awal tahun.
“Kami mengingatkan nelayan agar selalu memantau prakiraan cuaca sebelum melaut dan melengkapi diri dengan alat keselamatan demi mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.*
Reporter: Suprapto
Editor: AMS












