Nganjuk, SRTV.CO.ID – Sutilah (60), warga Desa Kedungglugu, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, akhirnya bisa bernapas lega.
Cincin yang telah melingkar di jari manisnya selama puluhan tahun berhasil dilepas berkat bantuan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Kamis (15/1/2026).
Kondisi Sutilah sebelumnya cukup memprihatinkan. Cincin yang sulit dilepas tersebut menyebabkan jari manisnya mengalami pembengkakan yang cukup parah hingga menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.
Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk, Imam Anshari, menjelaskan bahwa Sutilah datang langsung ke Pos Damkar Rejoso untuk meminta bantuan medis darurat terkait kondisinya. Sutilah mengaku sudah tidak sanggap menahan nyeri akibat jeratan logam di jarinya.
“Cincin sudah terpakai di jari warga tersebut sejak tahun 1994. Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, cincin itu justru tak bisa dilepas. Warga itu sudah mencoba melepasnya secara mandiri tapi tidak berhasil, hingga akhirnya datang ke kantor meminta bantuan personel kami,” ujarnya.
Setibanya di pos, sejumlah personel Damkarmat langsung bergerak cepat melakukan tindakan penyelamatan.
Mengingat kondisi jari yang sudah membengkak, petugas harus ekstra hati-hati agar tidak melukai jaringan kulit Sutilah.
Petugas menggunakan berbagai peralatan khusus untuk memotong logam cincin tersebut, di antaranya, gerinda potong ukuran kecil, tang potong, dan cairan sabun sebagai pelumas.
Meski sempat mengalami kendala karena ketebalan cincin dan sensitivitas kulit yang bengkak, petugas berhasil menuntaskan tugas tersebut dalam waktu singkat.
“Proses pelepasan cincin memakan waktu sekitar 30 menit. Alhamdulillah, cincin berhasil dipotong dan dilepaskan dengan aman tanpa melukai jari pasien,” pungkasnya.
Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV












