PONOROGO, SRTV.CO.ID — Satuan Lalu Lintas Polres Ponorogo mencatat adanya peningkatan angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025–2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Dewo Wisnu Setya mengatakan, selama periode operasi tersebut tercatat 22 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Ponorogo. Jumlah tersebut meningkat sekitar 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat 17 kejadian.
“Dari total kecelakaan tersebut, terdapat satu korban meninggal dunia. Angka ini sama dengan tahun sebelumnya,” ujar AKP Dewo, Selasa (13/1/2026).
Selain korban meninggal dunia, jumlah korban luka ringan juga mengalami kenaikan. Pada Operasi Lilin Semeru 2024 tercatat 26 korban luka ringan, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 32 orang atau naik sekitar 23 persen.
Sementara itu, untuk korban luka berat, AKP Dewo menegaskan tidak ditemukan kasus baik pada Operasi Lilin Semeru 2024 maupun 2025.
“Untuk luka berat nihil di dua tahun terakhir,” jelasnya.
Dari sisi kerugian materiil, peningkatan cukup signifikan juga tercatat. Pada 2024, kerugian akibat kecelakaan lalu lintas mencapai sekitar Rp16 juta, sedangkan pada 2025 melonjak menjadi Rp47 juta.
Meski angka kecelakaan meningkat, AKP Dewo menilai secara umum pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025 di Ponorogo berjalan aman dan kondusif. Lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru, khususnya pada periode 25 Desember hingga 1 Januari, dapat dikendalikan dengan baik.
“Kegiatan besar seperti Bumi Reyog Berdzikir yang dihadiri sekitar 100 ribu orang juga berlangsung aman dan tertib. Masyarakat cukup patuh terhadap imbauan tertib berlalu lintas,” ujarnya.
AKP Dewo menambahkan, meskipun Operasi Lilin Semeru telah berakhir, Satlantas Polres Ponorogo tetap melanjutkan upaya pengamanan serta pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui kegiatan rutin di lapangan.
“Upaya preventif seperti sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat akan terus kami intensifkan,” pungkasnya.*
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin
