Nganjuk, SRTV.CO.ID – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Nganjuk resmi merilis laporan kinerja satu tahun masa bakti sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab moral kepada masyarakat. Mengusung tema “Laporan untuk Rakyat”, fraksi berlambang banteng moncong putih ini membuktikan konsistensinya dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada wong cilik.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Nganjuk, Marianto, menegaskan bahwa seluruh gerak langkah fraksi di parlemen didasari oleh semangat pengabdian yang tidak pernah luntur.
“Komitmen kami tidak pernah luntur. Selama satu tahun ini, Fraksi PDI Perjuangan terus konsisten memperjuangkan hak-hak dasar rakyat, mulai dari sektor politik, ekonomi, sosial, hingga budaya. Kami hadir untuk memastikan kebutuhan pangan, sandang, papan, hingga pendidikan dan keagamaan tetap menjadi prioritas utama pembangunan di Nganjuk,” ujar Marianto.
Dalam fungsi legislasi, Fraksi PDI Perjuangan menjadi motor penggerak lahirnya produk hukum yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Sepanjang tahun 2025, tujuh Peraturan Daerah (Perda) strategis berhasil dikawal hingga disahkan.
Beberapa di antaranya adalah Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan untuk menjaga kedaulatan pangan petani Nganjuk, serta Perda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha guna memastikan perusahaan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Dari sisi anggaran, Marianto menjelaskan bahwa fraksinya sangat disiplin dalam mendorong pengelolaan keuangan daerah yang sehat. Kerja keras ini membuahkan hasil manis bagi Pemerintah Kabupaten Nganjuk.
“Kami mendorong APBD 2025 yang sepenuhnya berpihak pada rakyat. Berkat pengawasan ketat dan disiplin anggaran, Nganjuk berhasil meraih penghargaan berupa 3 kali tambahan dana insentif fiskal pada tahun 2025. Ini adalah bukti bahwa tata kelola keuangan kita berada di jalur yang benar,” tambah Marianto.
Fraksi PDI Perjuangan juga menegaskan bahwa kerja anggota dewan tidak hanya dilakukan di balik meja. Pengawasan langsung di lapangan menjadi agenda rutin untuk memastikan layanan publik berjalan optimal.
Fokus pengawasan meliputi, menjamin layanan di RSD Nganjuk, RSD Kertosono, dan Puskesmas, serta memastikan program Universal Health Coverage (UHC) menyentuh seluruh warga.
Mengawal pembangunan jalan, jembatan, drainase, hingga bedah rumah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Melakukan penghijauan lahan kritis dan mitigasi bencana, khususnya di wilayah rawan seperti Kecamatan Ngetos dan Rejoso.
Salah satu capaian paling membanggakan adalah keberhasilan menekan angka stunting secara signifikan. Melalui dorongan politik dan pengawasan program yang ketat dari fraksi, Kabupaten Nganjuk diganjar Reward dari Pemerintah Pusat senilai Rp3 Miliar.
“Penurunan stunting adalah investasi masa depan. Dana reward ini akan kembali kami kawal agar digunakan untuk peningkatan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak di Nganjuk,” tegas Marianto.
Menutup laporannya, Marianto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong-royong.
“PDI Perjuangan akan selalu ada di baris terdepan untuk memastikan Nganjuk yang lebih sejahtera dan bermartabat,” pungkasnya.
Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Editor : Tim Redaksi SRTV












