Tulungagung, SRTV.CO.ID – Sejumlah ruang terbuka hijau (RTH) di Kabupaten Tulungagung mulai membutuhkan peremajaan, terutama pada fasilitas pendukung. Namun pada tahun anggaran 2026, keterbatasan dana membuat revitalisasi fisik hanya difokuskan pada RTH Alun-Alun Tulungagung.
Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Reni Fatmawati, menyebutkan total terdapat 14 RTH yang tersebar di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen masih dalam kondisi baik, sementara 30 persen lainnya sudah memerlukan perbaikan.
“Sekitar 70 persen RTH kondisinya masih layak, sedangkan 30 persen sudah perlu dilakukan peremajaan,” ujar Reni, Selasa (27/1/2026).
Reni menjelaskan, Pemkab Tulungagung pada 2026 hanya mengalokasikan anggaran revitalisasi RTH untuk Alun-Alun Tulungagung. Revitalisasi difokuskan pada pembenahan wahana permainan luar ruang yang dinilai sudah tidak layak.
Peremajaan dilakukan dengan mengganti fasilitas lama serta menambah wahana baru seperti perosotan dan trampolin. Selain itu, DLH juga akan memasang rumput sintetis di bawah area permainan guna meningkatkan keselamatan anak-anak.
“Penambahan wahana dibarengi peningkatan aspek keamanan, salah satunya dengan pemasangan rumput sintetis,” jelasnya.
Ia menambahkan, revitalisasi di Alun-Alun Tulungagung bukan kali pertama dilakukan. Pada tahun-tahun sebelumnya, DLH juga telah menambah sarana pendukung, termasuk pembangunan air mancur di sisi barat dan timur alun-alun.
Karena keterbatasan anggaran, DLH menerapkan skala prioritas dengan memfokuskan revitalisasi pada RTH yang paling ramai dikunjungi masyarakat. Sementara RTH lainnya hingga kini belum mendapatkan alokasi revitalisasi fisik dan hanya dilakukan pemeliharaan rutin.
“Untuk RTH lain sementara masih sebatas pemeliharaan, meski beberapa di antaranya sudah membutuhkan perbaikan,” pungkas Reni.*
Reporter : Sholeh Sirri
Editor : AMS
