Jombang, SRTV.CO.ID – Budidaya anggrek kini menjadi salah satu peluang usaha yang menarik bagi masyarakat yang tekun merawat tanaman hias. Hal itu dibuktikan pasangan Sugeng Mardiwibowo dan Diah Tri Hekmawati, warga Perumahan Denanyar Indah, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, yang berhasil memperoleh penghasilan tambahan dari hobi memelihara anggrek di rumah.
Ratusan tanaman anggrek berbagai jenis memenuhi halaman hingga lantai dua rumah mereka. Kecintaan Diah pada anggrek telah tumbuh sejak masa sekolah menengah.
“Saat ulang tahun, saya diberi anggrek botolan oleh kakak. Dari situ saya mulai jatuh cinta dan terus merawat anggrek sampai sekarang,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Hobi itu semakin berkembang saat pandemi Covid-19. Ia semakin intensif merawat tanaman, sehingga koleksinya kian banyak hingga harus dipindahkan ke belakang rumah dan lantai dua.
“Awalnya hanya di teras, tetapi karena jumlahnya terus bertambah akhirnya kami tata ulang ke bagian belakang dan ke atas. Lama-lama makin penuh,” katanya.
Diah membudidayakan berbagai jenis anggrek, mulai dari Phalaenopsis (anggrek bulan), Dendrobium, Grammatophyllum (anggrek tebu), hingga Vanda yang kini banyak diminati pecinta tanaman hias.
“Harga termurah sekitar Rp30 ribu, yang paling mahal sampai Rp500 ribu. Untuk Dendrobium, jenis keriting lebih mahal karena tumbuhnya jauh lebih lama. Harga juga bergantung pada plan-nya,” jelasnya.
Pembeli dari kalangan menengah umumnya memilih Dendrobium, sedangkan para kolektor lebih banyak mencari jenis keriting, gramma, dan anggrek bulan.
“Kami tidak memasang target omzet. Siapa saja yang ingin membeli dipersilakan, harganya juga terjangkau,” tambahnya.
Meski demikian, cuaca ekstrem menjadi tantangan tersendiri dalam merawat anggrek.
“Pada musim seperti sekarang, anggrek harus rutin disemprot fungisida agar tidak diserang jamur. Kalau terkena hujan dan panas langsung, perawatannya lebih ekstra. Sebenarnya air hujan mengandung nitrogen, jadi cukup membantu,” ungkap Diah.
Permintaan anggrek biasanya meningkat pada momen tertentu.
“Menjelang hari raya atau Valentine, permintaan biasanya naik. Dari hobi ternyata bisa jadi usaha yang menguntungkan,” ujarnya.
Berkat ketekunan dan kecintaannya pada tanaman, hobi Diah kini berubah menjadi peluang ekonomi yang memberi tambahan penghasilan bagi keluarganya. Dari pekarangan rumah sederhana di Jombang, anggrek-anggrek cantik itu tumbuh menjadi sumber rezeki yang menjanjikan.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : AMS












