Jalan Menuju Maut, Pemotor Tewas Terjun ke Sungai di Jombang

NGANJUK SRTV.CO.ID – Sebuah kecelakaan tunggal mengerikan menimpa dua pengendara motor di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Jum’at (6/3/2026) siang.

Kecelakaan diduga lantaran rasa kantuk, kendaraan motor Vixion yang melaju dari arah Surabaya ke Nganjuk menabrak pembatas jalur arteri di Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, sebelum akhirnya terjebak dan terseret ke dalam saluran air tepi jalan raya.

Akibat kejadian tersebut, satu orang pengendara tewas di lokasi, sementara yang satu lagi harus dievakuasi ke puskesmas terdekat dengan kondisi luka serius.

“Kita melihatnya tiba-tiba saja menyimpang dan menabrak pembatas jalan dengan keras. Setelah itu kendaraan langsung terlempar ke sungai,” ujar Ernawati, salah satu warga yang menjadi saksi mata kejadian tersebut.

Ia bersama beberapa warga sekitar langsung berusaha membantu, namun kondisi lokasi yang sulit dijangkau membuat upaya pertolongan awal menjadi terbatas.

Kecelakaan yang melibatkan satu kendaraan motor dengan dua orang penumpang itu terjadi pada saat lalu lintas di jalan raya tersebut cukup padat.

Berdasarkan informasi dari saksi mata, kendaraan yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi tiba-tiba kehilangan kendali menjelang bagian tikungan kecil di lokasi kejadian. Benturan dengan pembatas jalur arteri menyebabkan kendaraan terbalik dan meluncur ke arah saluran air yang memiliki kedalaman cukup signifikan.

“Kita langsung mencari tahu siapa korban yang terkena dampak, namun hanya bisa mengidentifikasi salah satu pengendara dengan data yang ditemukan di lokasi. Belum jelas kondisi yang satu lagi karena harus segera dievakuasi,” tambah Ernawati

Dari lokasi kejadian, pihak berwenang menemukan identitas salah satu pengendara yaitu Zohirul Alim (25) yang berasal dari Kabupaten Tebo, Jambi.

Tak lama setelah kejadian, petugas medis dan pihak kepolisian tiba di lokasi untuk menangani situasi. Jasad korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara korban lain mendapatkan penanganan pertama di lokasi sebelum dibawa ke puskesmas. Pihak kepolisian juga sedang melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk memastikan faktor-faktor penyebab kecelakaan selain dugaan rasa kantuk, seperti kondisi kendaraan dan kondisi jalan pada saat kejadian.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi setiap pengguna jalan tentang pentingnya menjaga kondisi fisik saat berkendara, terutama pada perjalanan jarak jauh.

Rasa kantuk yang seringkali dianggap sepele ternyata bisa membawa konsekuensi yang sangat mematikan, apalagi di jalan raya yang memiliki lalu lintas padat dan kondisi medan yang perlu diperhatikan dengan cermat.

Reporter : Faiz Hasan

Editor : Tim Redaksi SRTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *