Gudang di Cangkringan Selalu Tertutup, Berkedok Agen Elpiji Berujung Penggerebekan Bareskrim Polri

NGANJUK SRTV.CO.ID – Suasana tenang di Jalan Lurah Surodarmo IV, Kelurahan Cangkringan, Kabupaten Nganjuk, mendadak pecah pada Kamis petang (5/3/2026). Tim Bareskrim Mabes Polri melakukan penggerebekan mendadak terhadap sebuah gudang yang selama ini dikenal warga sebagai tempat penyimpanan tabung gas elpiji. Namun, di balik aktivitas rutin truk yang keluar masuk, tersimpan rahasia yang akhirnya terendus oleh Bareskrim Polri.

Saifudin, salah satu tetangga yang rumahnya tepat berada di sebelah lokasi, menjadi saksi bisu bagaimana gudang tersebut beroperasi secara tertutup selama ini. “Ini itu gudang nyambung rumah, leter L rumahnya di sebelah utara belakang mushola. Kalau ini bagian belakang dijadikan gudang truk keluar masuk ya dari sini,” ungkap Saifudin saat dikonfirmasi pada Jumat (6/3/2026) sore.

Selama ini, warga sekitar memang menaruh curiga namun tidak bisa melihat langsung apa yang terjadi di dalam area milik pria bernama Budi tersebut. Hal ini dikarenakan akses masuk yang selalu terjaga ketat dan tertutup bagi masyarakat umum. Pintu gerbang hanya akan menampakkan isinya saat ada armada angkutan yang melintas.

“Tetangga tidak mengetahui secara pasti aktivitas di dalam gudang karena memang setiap hari pintu gerbang tertutup rapat. Dibuka kalau truk mau masuk atau keluar,” jelas Saifudin menggambarkan ketertutupan pemilik lahan.

Ketegangan antara pemilik gudang dan warga sebenarnya bukan hal baru. Jauh sebelum polisi datang, warga sempat menaruh perhatian negatif karena aktivitas di lokasi tersebut sering mengganggu kenyamanan lingkungan, mulai dari keramaian hingga kebisingan di jam istirahat.

“Dulu kami sempat protes, lapor ke RT dan RW, karena gudang ini dijadikan lokasi lomba burung, sehingga ramai motor sampai parkir di halaman rumah saya,” tutur Saifudin mengenang konflik lama dengan sang pemilik.

Tidak hanya masalah parkir, komunikasi pemilik rumah yang buruk dengan lingkungan sekitar juga menjadi catatan tersendiri bagi warga Cangkringan. Sosok Budi dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan tetangga kanan-kirinya.

“Pemilik rumahnya tidak srawung, tidak sosialisasi dengan warga. Kita tahunya agen elpiji itu saja, dan sudah dua kali kita protes terkait kegiatan di dalam gudang itu,” urai Saifudin lebih lanjut.

Kini, setelah personel Bareskrim Mabes Polri menggeledah lokasi tersebut, warga baru menyadari bahwa masalah yang ada mungkin jauh lebih serius daripada sekadar kebisingan belaka. Saifudin sendiri mengaku terkejut saat mengetahui bahwa yang datang bukanlah petugas lokal.

“Saya kira Polres Nganjuk, tidak tahu kalau polisi pusat,” pungkasnya. Hingga saat ini, warga masih menanti keterangan resmi mengenai barang bukti apa saja yang disita dari dalam gudang misterius tersebut.

Reporter : Zaki Mawardi

Editor : Tim Redaksi SRTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *