NGANJUK SRTV.CO.ID – Sebuah rumah di Dusun Barik, Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, dibobol maling saat ditinggal ibadah salat tarawih. Peristiwa pembobolan terjadi pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, tepat saat penghuni rumah tengah melaksanakan Salat Tarawih di masjid dusun setempat.
“Saya tinggal tarawih, HP saya tinggal dicas di kamar. Pas pulang mau ambil, sudah hilang,” ujar korban bernama Sitatun (40) Rabu (4/3/2026).
Korban bersama suaminya Romli (45) telah pergi melaksanakan ibadah sejak pukul 19.00 WIB. Saat pulang sekitar pukul 20.00 WIB, mereka menemukan kondisi kamar tidur yang berantakan dan jendela yang rusak, diduga akibat dicongkel oleh pelaku untuk masuk ke dalam rumah.
“Kondisi kamar tidur sudah berantakan. Jendelanya juga ditemukan dalam keadaan rusak diduga akibat dicongkel pelaku,” tambah Sitatun menjelaskan kondisi rumah setelah kejadian.

Tak hanya ponsel yang sedang diisi daya, pelaku juga tidak menyisakan banyak barang berharga yang ada di rumah. Barang-barang yang digondol meliputi uang tunai sebesar Rp 2,3 juta, kartu ATM Bank Mandiri, buku nikah, KTP milik Sitatun dan Romli, dua tabung gas LPG berukuran 3 kilogram, hingga 1 kilogram telur ayam yang baru saja dibeli korban.
“Selain HP dan uang, mereka juga mengambil buku nikah dan KTP kami, bahkan telur ayam yang baru saya beli juga hilang,” ungkapnya dengan kesal.
Setelah mengetahui rumahnya dibobol, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngronggot pada malam yang sama. Kasat Reskrim Polsek Ngronggot bersama tim telah melakukan pemeriksaan ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti dan jejak pelaku.
“Laporan sudah kami terima. Anggota masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku pencurian,” ujar AKP Fajar Kurniadhi, Kasi Humas Polres Nganjuk yang membenarkan adanya laporan tersebut.
Pihak kepolisian menyatakan akan melakukan penyelidikan mendalam, termasuk melakukan wawancara dengan warga sekitar yang mungkin melihat atau mendengar sesuatu pada saat kejadian berlangsung.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan keamanan rumah saat keluar, terutama saat bulan Ramadan yang seringkali membuat banyak orang keluar rumah untuk mengikuti ibadah bersama.
Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV













