Berita  

Dari Pelajar Jadi Duta Literasi, 125 Generasi Muda Tuban Siap Jaga Api Kebudayaan

Tuban, SRTV.CO.ID – Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap membuat generasi muda terjebak dalam konten yang tidak terfilter, 125 pelajar SMP se-Kabupaten Tuban kini punya misi khusus, menjadi penjaga dan penyebar semangat literasi di lingkungan mereka.

Gelar Duta Literasi yang disematkan PWI Kabupaten Tuban pada Rabu (4/2) di Kampus Unirow bukan hanya sebuah tanda kehormatan, melainkan amanah untuk menggerakkan perubahan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (3-4 Februari 2026) tidak hanya membahas tentang bagaimana cara menulis atau berita apa yang perlu diliput. Para peserta mendapatkan paparan materi yang komprehensif, mulai dari pengenalan dunia jurnalistik dan peran PWI sebagai garda terdepan pers nasional, hingga literasi keuangan yang diajarkan langsung oleh Bank Jatim.

“Kami tidak hanya ingin mereka bisa menulis, tapi juga memahami pentingnya mengelola keuangan sejak muda, menjaga kedisiplinan, dan bahkan mengenal seni serta keselamatan hidup,” jelas Achmad Choirul Hanafi, Ketua Pelaksana Kegiatan. Kamis (5/2/2026)

Materi dari Damkar tentang literasi keselamatan juga menjadi bagian penting, mengingat kebutuhan akan pengetahuan antisipasi bahaya di sekolah dan masyarakat.

Salah satu peserta dari SMP Negeri 1 Tuban, Annisa, mengaku mendapatkan banyak hal baru dari kegiatan ini. “Sebelumnya saya hanya suka baca buku cerita, tapi sekarang saya tahu bahwa literasi juga tentang bagaimana kita menyampaikan informasi dengan benar dan bertanggung jawab,” ucap siswi kelas IX ini dengan semangat.

Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan sinergis antara PWI Tuban dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban. Ketua PWI Tuban, Suwandi, menegaskan bahwa kerja sama ini akan terus diperkuat agar pendidikan literasi tidak hanya menjadi acara satu kali.

“Kita punya komitmen untuk terus menjalankan program ini. Dinas Pendidikan sudah memberikan ruang yang luas, dan kami berharap setiap sekolah bisa mendukung para duta literasi dalam menjalankan tugasnya, mulai dari meliput acara sekolah hingga mengorganisir kegiatan baca bersama teman-temannya,” ujar Suwandi yang juga wartawan Harian Bangsa.

Respon positif juga datang dari pihak sekolah. Ketua MKKS SMP Negeri se-Kabupaten Tuban, Nanang Syafi’i, mengungkapkan bahwa partisipasi 52 lembaga pendidikan menunjukkan betapa besar harapan sekolah terhadap program ini.

“Kami menginginkan ini menjadi agenda tahunan. Dengan perencanaan yang lebih matang ke depannya, bisa jadi kita bisa melibatkan lebih banyak sekolah dan menambah materi yang relevan dengan kebutuhan anak-anak sekarang,” katanya.

Di balik setiap tanda duta literasi yang dipakai para pelajar, ada harapan besar agar mereka bisa menjadi agen perubahan. Dalam era di mana akses informasi mudah namun kualitasnya sering diragukan, kemampuan untuk memilah dan menyampaikan informasi dengan benar menjadi sangat penting.

“Harapanya, adek-adek ini tidak hanya menjadi pembawa berita dari sekolah, tapi juga bisa menginspirasi teman-temannya untuk lebih suka membaca dan belajar hal baru,” pungkas Achmad Choirul Hanafi.

Dengan semangat yang membara dan pengetahuan yang baru diperoleh, 125 duta literasi ini siap membawa api kebudayaan baca dan literasi ke setiap sudut sekolah di Kabupaten Tuban.

Editor : Tim Liputan SRTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *