Batas Waktu Tinggal Sedikit, DPMPTSP Nganjuk Imbau Pelaku Usaha Segera Input LKPM Lewat OSS

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nganjuk kembali mengingatkan para pelaku usaha untuk segera memenuhi kewajiban administratifnya. Masa pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) untuk periode triwulan I tahun 2026 telah dibuka dan akan segera berakhir. Pelaporan ini bisa dilakukan secara online melalui sistem Online Single Submission (OSS) mulai tanggal 1 hingga 15 April 2026.

“Laporan ini wajib bagi pelaku usaha mulai dari tahap konstruksi hingga operasional, kecuali bagi instansi pemerintah dan lembaga negara,” jelas Sri Wahyuningish, Penata Kelola Penanaman Modal DPMPTSP Nganjuk. Selasa (7/4/2026)

LKPM sendiri merupakan instrumen penting untuk merekam perkembangan realisasi investasi serta kendala yang dihadapi di lapangan. “Jika pelaku usaha mengalami kesulitan, silakan hubungi kami, tim kami siap datang melakukan pendampingan secara langsung,” ujar Sri Wahyuningish menegaskan kesiapan pihaknya melalui inovasi layanan COD (Call On DPMPTSP).

Adapun ketentuan frekuensi pelaporan dibedakan berdasarkan skala usaha. Untuk usaha menengah dan besar wajib dilaporkan setiap tiga bulan atau triwulan, sedangkan usaha kecil dilakukan setiap enam bulan atau semester. “Untuk usaha mikro dengan modal di bawah Rp1 miliar, saat ini belum diwajibkan untuk melapor.” Jelasnya

Selain sebagai data pemantauan investasi bagi pemerintah, laporan ini juga menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk menyampaikan hambatan yang dialami agar bisa segera difasilitasi solusinya. DPMPTSP juga menegaskan adanya sanksi berjenjang yang berlaku otomatis pada sistem OSS bagi yang terlambat atau tidak melapor, “Untuk sanksi mulai dari peringatan hingga pembekuan izin.” Tuturnya.

Kabar baiknya, tingkat kepatuhan pelaku usaha di Nganjuk saat ini tercatat sangat baik, yakni mencapai di atas 90 persen. Angka ini diharapkan terus terjaga demi mendorong iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin positif.

Reporter : Etna Laila

Editor      : M Bima Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *