NGANJUK, SRTV.CO.ID - Tim Penilai Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Jawa Timur menggelar penilaian Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Kabupaten Nganjuk pada Senin (19/10/2026).
Kegiatan penilaian lapangan ini dipusatkan di Pos Pelayanan Lalu Lintas Ahmad Yani Satlantas Polres Nganjuk untuk mengevaluasi secara menyeluruh keteraturan dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah setempat.
"Kami dari Kamsel Polda Jatim melaksanakan penilaian Kawasan Tertib Lalu Lintas. Ada beberapa aspek yang dinilai, mulai dari aspek pengawasan dan pengendalian, kemudian aspek pelaksanaan, termasuk infrastruktur serta sarana dan prasarana yang ada di kawasan tersebut,” ujar Kompol Deddy Eka Prianto selaku Tim Penilai Kamsel Polda Jatim.
Penilaian ini dilakukan guna melihat secara langsung kondisi riil kawasan lalu lintas di Kabupaten Nganjuk, termasuk tingkat kepatuhan pengguna jalan serta kesiapan berbagai unsur pendukung di lapangan.
Pengamatan tim penilai tidak hanya berfokus pada fisik fasilitas jalan, tetapi juga menyasar pada pola pengawasan yang diterapkan oleh para petugas.
"Yang kami lihat antara lain bagaimana kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, kepatuhannya, kemudian faktor pendukung lainnya seperti struktur rambu-rambu, marka, serta pola pengawasan, tindakan maupun teguran di kawasan tersebut,” jelas Kompol Deddy.
Dari hasil pengamatan sementara, kondisi ketertiban lalu lintas serta kelengkapan fasilitas penunjang di Kabupaten Nganjuk dinilai cukup memuaskan.
Seluruh sarana dan prasarana jalan di area KTL terpantau berfungsi dengan baik, tertata rapi, dan didukung ketegasan rambu maupun kelayakan marka jalan.
“Sejauh ini yang kami amati cukup baik, baik dari fasilitas maupun prosedurnya. Rambu-rambunya juga tegas, tidak ada yang mudah terlihat bermasalah, begitu juga dengan marka,” ungkapnya.
Selain infrastruktur, perilaku para pengguna jalan saat melintas di jalur KTL turut menjadi perhatian utama. Tingkat kedisiplinan pengendara yang patuh dan rapi saat berhenti di setiap persimpangan jalan menjadi salah satu indikator positif meningkatnya kesadaran lalu lintas warga Nganjuk.
“Dari masyarakatnya juga terlihat mereka diawasi. Di setiap lampu merah, masyarakat berhenti tepat di belakang garis marka. Itu yang menjadi salah satu contoh bahwa kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas juga sudah cukup baik,” terangnya.
Kegiatan penilaian KTL ini turut melibatkan sinergi lintas sektor bersama instansi terkait di Kabupaten Nganjuk, seperti Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, hingga Satpol PP.
Keterlibatan lintas instansi ini menegaskan bahwa penataan dan pemeliharaan kawasan tertib lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama demi kenyamanan serta keselamatan seluruh pengendara.
“Melalui penilaian ini, kondisi kawasan lalu lintas di Kabupaten Nganjuk dapat dievaluasi secara langsung, sekaligus menjadi bahan untuk mempertahankan berbagai aspek yang sudah dinilai baik dan melakukan pembenahan apabila masih ditemukan hal-hal yang perlu ditingkatkan,” pungkas Kompol Deddy.
Editor : SRTVRedaksi