BLITAR, SRTV.CO.ID – Warga Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar mendadak gempar pada Rabu (14/10/2026) menjelang tengah malam.
Keheningan malam gelap gulita seketika pecah oleh suara tangisan melengking seorang bayi perempuan yang baru saja dilahirkan dan dibuang begitu saja di luar pagar tanpa sehelai kain menutupi tubuhnya.
Pihak kepolisian membenarkan adanya insiden ditemukannya bayi malang yang masih berselimut bercak darah tersebut.
"Benar ada temuan bayi yang baru saja dilahirkan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari pembuang bayi perempuan itu," ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, Kamis (15/10/2026).
Penemuan ini bermula ketika salah seorang saksi warga setempat, Wiyono, sedang bersiap untuk tidur di dalam kamarnya sekitar pukul 23.15 WIB.
Merasa penasaran sekaligus takut saat mendengar tangisan bayi dari luar, Wiyono kemudian membangunkan anaknya untuk bersama-sama memeriksa sumber suara tersebut.
AKP Samsul Anwar menjelaskan situasi saat saksi pertama kali menemukan bayi malang tersebut di luar rumah.
"Saksi terkejut mendapati adanya bayi perempuan yang masih dalam kondisi ada bercak darah tanpa mengenakan alas tengah tergeletak di tanah dengan keadaan telanjang bulat sambil menangis, dan di sampingnya terdapat bungkus plastik warna putih yang setelah dibuka di dalamnya terdapat ari-ari yang sudah dalam kondisi terpotong," terang AKP Samsul Anwar.
Melihat kondisi bayi yang sangat memprihatinkan, warga yang merasa iba langsung berinisiatif menggendong dan membawanya masuk ke dalam rumah untuk diselimuti kain penghangat.
Setelah itu, warga segera menghubungi pengurus RT, RW, serta perangkat desa setempat untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Srengat.
Guna memastikan keselamatan dan kesehatannya, bayi tersebut langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis secara intensif.
"Kondisi bayi dalam keadaan sehat dan telah mendapatkan perawatan oleh tim medis RSUD Srengat. Polsek Srengat dan Polres Blitar Kota menyelidiki guna menemukan pelaku pembuang bayi," pungkas AKP Samsul Anwar.
Editor : SRTVRedaksi