BLITAR, SRTV.CO.ID – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kota Blitar, Jumat (3/4/2026) sore. Bencana alam ini meninggalkan kerugian cukup besar, mulai dari puluhan pohon tumbang hingga kerusakan parah pada atap rumah warga di sejumlah titik.
“Tidak ada korban jiwa, nihil. Hanya kerusakan material. Kami dari BPBD juga sudah turun tangan, memberikan bantuan terpal,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Blitar, Agus Suherli.
Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 13.05 WIB. Wilayah yang terdampak paling parah adalah Kecamatan Sukorejo. Di kawasan ini, setidaknya terdapat lima pohon besar tumbang, mulai dari jenis mangga, jati, hingga tabebuya. Beberapa di antaranya bahkan menimpa bangunan rumah dan gazebo milik warga.
Selain pohon tumbang, kekuatan angin juga merontokkan genteng dan merusak atap rumah warga, terutama di Kelurahan Turi dan sekitarnya. Kerusakan tersebar di sejumlah jalan seperti Jalan Sukun, Jalan Turi, Jalan Jati, hingga Jalan Manggar.
“Rumah rusak sedang 22 unit, rumah rusak light 17 unit. Total rumah yang terdampak 39 rumah. Selain terpal, kami juga memberikan makanan siap saji bagi warga yang terdampak,” jelas Agus menambahkan.
Hingga saat ini, tim penanggulangan bencana terus melakukan pendataan dan penanganan di lapangan untuk memulihkan kondisi serta membantu warga yang mengalami kerugian akibat bencana ini.
Reporter : Aziz
Editor : Tim Redaksi SRTV













