JOMBANG, SRTV.CO.ID – Tak perlu dekorasi megah atau lokasi yang strategis di pusat kota. Warung pecel lele bu Nita yang berdiri sejak tahun 1980-an di pinggir Jalan Raya Bandar Kedungmulyo justru jadi destinasi wajib bagi ribuan pemudik yang melintas. Sederhana namun penuh pesona, kelezatan sambal terasi khasnya yang nendang, membuat warung yang sudah berusia puluhan tahun ini selalu penuh sesak pengunjung, bahkan mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan saat musim mudik tiba.
“Sejak Ramadan hingga sekarang musim mudik, pengunjungnya tidak pernah surut. Banyak pemudik yang sengaja mampir bahkan pesan untuk dibawa pulang ke kampung halamannya,” ujar Nita Susanti, pemilik warung yang akrab disapa Bu Nita, Minggu (22/3/2026)
Setiap hidangan pecel lele yang disajikan selalu dibalut dengan sambal terasi yang dibuat secara manual setiap hari. Meskipun bahan dasarnya sama dengan sambal terasi pada umumnya, pilihan terasi khusus dan resep rahasia yang diturunkan menjadi kunci kelezatan yang berbeda dari yang lain.
Dengan harga seharga Rp 20 ribu per porsi, tak hanya pecel lele yang laris manis, menu sambelan seperti ayam goreng dan bebek goreng juga banyak diminati.
“Kami berkeliling dari Jakarta ke Kediri untuk mudik, lalu sengaja mampir ke sini setelah dengar rekomendasi dari keluarga. Rasanya benar-benar berbeda, sambalnya segar dan tidak terlalu pedas namun tetap mantap,” ungkap Erlina, salah satu pemudik yang datang bersama keluarga besarnya pada hari kedua Lebaran 2026 ini.
Pada masa mudik ini, produksi lele yang digunakan prosentase naik 70 bahkan 100 persen, atau dua kali lipat dari hari-hari biasa sebelum musim mudik. Kenaikan volume produksi tersebut berdampak langsung pada omzet yang diraup Bu Nita setiap hari.
“Sekarang setiap harinya bisa dapat omzet sekitar Rp 15 hingga Rp 17 juta rupiah. Alhamdulillah, banyak yang menyukai masakan kami sehingga bisa membantu ekonomi keluarga dan juga karyawan yang bekerja di sini,” tambah Bu Nita dengan senyum bahagia.
Tak hanya menjadi tempat untuk menyantap makanan lezat, warung pecel lele bu Nita, kini juga menjadi bagian dari cerita perjalanan mudik banyak orang, membuktikan bahwa kuliner legendaris tak selalu berasal dari tempat mewah untuk bisa mendapatkan tempat khusus di hati masyarakat.
Reporter : Faiz Hasan
Editor : Tim Redaksi SRTV













