JOMBANG, SRTV.CO.ID – Sebelum malam takbiran yang dinantikan umat Muslim di seluruh Indonesia tiba, sebuah kejadian menyayat hati terjadi di Kabupaten Jombang. Tiga pelajar di Kecamatan Ngoro mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda setelah mercon racikan sendiri yang mereka buat meledak tak terduga di dalam rumah warga pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 16.20 WIB di Dusun Godong, Desa Genukwatu.
“Ketika kejadian terjadi, para korban tengah meracik mercon menggunakan bahan bubuk peledak. Ledakan diduga dipicu percikan api dari korek yang dimainkan salah satu korban di lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Ngoro Iptu Susilo
Peristiwa dimulai ketika salah satu korban inisial B sedang memasukkan bubuk mercon ke dalam enam gulungan kertas. Di dekatnya, ada R yang tengah bermain dengan korek api, sementara F berada di samping mereka berdua.
Percikan dari korek tersebut kemudian menyambar pada bubuk mercon yang sudah tersedia, hingga memicu ledakan yang membuat ketiganya terluka.
“Saat itu korban B sedang memasukkan bubuk mercon ke dalam enam gulungan kertas. Di dekatnya ada R yang memainkan korek api, sementara F berada di sampingnya,” jelas Susilo.
Kondisi luka ketiga korban menunjukkan perbedaan tingkat keparahan. R 10 tahun, seorang siswa SD, mengalami luka pada jari tangan. F, pelajar SMP, harus merasakan cedera di bagian mata dan kepala. Sementara itu, kondisi B lebih memprihatinkan dengan luka pada bagian dada dan kerusakan kulit.
“Sementara B mengalami luka pada bagian dada dengan kondisi kulit yang rusak,” tambah Kapolsek Susilo.
Setelah kejadian, warga sekitar yang mengetahui insiden segera mengevakuasi para korban ke Puskesmas Pulorejo untuk mendapatkan penanganan awal. Namun, karena kondisi luka yang cukup serius, ketiganya kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dan menyeluruh.
“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain dengan bahan berbahaya seperti petasan, guna mencegah kejadian serupa terulang,” pungkas Susilo dengan harapan agar kejadian yang menyakitkan ini tidak terulang kembali di masa mendatang, terutama menjelang momen perayaan penting seperti Lebaran.
Reporter : Faiz Hasan
Editor : Tim Redaksi SRTV













