Angin Kencang Gulung 16 Pohon di Nganjuk, Jalur Nasional Sempat Tersendat

NGANJUK, SRTV.CO ID – Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Kabupaten Nganjuk pada Minggu (15/3/2026) sore mengakibatkan belasan pohon berukuran besar tumbang di beberapa titik. Sebagian besar pohon yang roboh berada di tepi jalan dan sempat mengganggu aktivitas pergerakan masyarakat, meskipun tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.

“Ada 16 batang pohon tumbang di beberapa lokasi,” ujar Kepala BPBD Nganjuk, Sutomo, pada Senin (16/3/2026)

Beberapa lokasi terdampak berada di kawasan Jalan Raya Panglima Sudirman, jalur nasional penghubung antar provinsi. Di lokasi ini, dua pohon spathodea tumbang – salah satunya berdiameter sekitar 25 sentimeter di depan kantor lama PDIP Nganjuk, dan yang lainnya berdiameter 40 sentimeter di sisi timur Rumah Makan Presiden.

“Anggota langsung bergerak cepat melakukan pembersihan, inikan jalur nasional penghubung antar provinsi,” jelas Sutomo

Peristiwa serupa juga terjadi di Jalan Bypass Desa Pehserut, Kecamatan Sukomoro, dengan empat batang pohon mindi berdiameter 15 hingga 30 sentimeter yang tumbang. Masih di Desa Pehserut, sebuah pohon akasia berdiameter 40 sentimeter di Dusun Doro Geneng juga roboh akibat terpaan angin.

“Tak hanya itu, pohon berdiameter 50 sentimeter tumbang di depan ruko kafe, di Jalan bypass Desa Pehserut. Pohon ambruk menimpa kabel listrik dengan posisi melintang di depan bangunan ruko,” tambahnya.

Di wilayah Kelurahan Werungotok, Kecamatan Nganjuk, tiga pohon juga dilaporkan tumbang, masing – masing pohon trembesi berdiameter 25 sentimeter, pohon randu berdiameter 50 sentimeter, dan pohon jati berdiameter 20 sentimeter yang berada di tepi jalan.

Sementara di Desa Buluputren, Kecamatan Sukomoro, sebuah pohon mangga berdiameter sekitar 30 sentimeter serta empat batang pohon sonokeling dengan diameter rata-rata 30 sentimeter turut roboh.

Selain BPBD, penanganan pohon tumbang juga dilakukan secara kolaboratif dengan tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nganjuk. Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

“Masyarakat agar berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintas di jalur yang banyak terdapat pohon besar, serta segera melapor jika terjadi kejadian darurat,” pungkas Sutomo.

Reporter : Inna Duwi Fatimah 

Editor     : Tim Redaksi SRTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *