Bukber, Kejari Nganjuk dan PWI Jalin Sinergi Sebagai “Keluarga Besar” Penjaga Kebenaran Informasi

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Aula Kejaksaan Negeri Nganjuk dipenuhi suasana kekeluargaan saat menggelar acara buka puasa bersama dengan insan pers dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nganjuk. IJTI, MIO dan sejumlah awak media sebagai  momentum ibadah dan silaturahmi. Senin (9/3/2026)

Kegiatan ini bukan sekadar acara tahunan, melainkan fondasi penting untuk memperkuat kolaborasi antara aparat penegak hukum dengan pilar keempat demokrasi dalam menjaga kebenaran dan kondusivitas informasi di wilayah Nganjuk.

“Hubungan antara Kejari dan PWI bukan sekadar mitra kerja, tapi sudah seperti keluarga. Melalui momen buka bersama ini, kita ingin sekat-sekat formalitas luruh sehingga komunikasi ke depan jauh lebih lancar. Kami butuh masukan dari rekan-rekan wartawan agar pelayanan hukum kami semakin transparan,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk, Dr. Dino Kriesmiardi, dalam sambutannya.

Acara yang diadakan menjelang bulan suci Ramadan memasuki puncaknya ini menjadi wadah untuk menghargai peran masing-masing pihak dalam membangun masyarakat yang terinformasi dan bertanggung jawab.

Kajari menegaskan bahwa transparansi informasi adalah pijakan utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi peradilan pidana, terutama di tengah tantangan penyebaran informasi yang tidak akurat di era digital saat ini.

“Transparansi informasi adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Adhyaksa,” tambahnya.

Sejalan dengan pandangan Kajari, Ketua PWI Nganjuk, Bagus Jatikusumo, menyambut hangat inisiatif kolaboratif yang telah menjadi tradisi tahunan antara kedua pihak. Menurutnya, keterbukaan yang diberikan oleh Kejari Nganjuk menjadi landasan penting bagi praktik jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab.

“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan Bapak Kajari beserta jajaran. Acara seperti ini sangat efektif untuk mencairkan suasana. Harapannya, sinergi ini terus terjaga sehingga berita yang sampai ke masyarakat adalah berita yang akurat, berimbang, dan mengedukasi,” ungkap Bagus.

Setelah azan Maghrib berkumandang dan doa bersama dilantunkan, acara dilanjutkan dengan santap takjil. Dalam sesi ramah tamah yang santai dan akrab, para jurnalis dan pejabat utama Kejari tidak hanya berbagi makanan, melainkan juga berbincang tentang berbagai isu terkini, mulai dari perkembangan kasus hukum strategis di Kabupaten Nganjuk hingga rencana pembangunan yang sedang digarap pemerintah daerah.

Diskusi yang tidak terikat format tersebut menjadi kesempatan berharga bagi kedua pihak untuk saling memahami tantangan yang dihadapi, sekaligus mencari solusi bersama dalam menyampaikan informasi hukum yang mudah dipahami oleh masyarakat.

Beberapa wartawan juga menyampaikan masukan terkait cara penyampaian informasi dari Kejari agar lebih efektif menjangkau berbagai lapisan masyarakat di Bumi Bayu Anjuk Ladang ini.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama yang diabadikan sebagai bukti soliditas antara penegak hukum dan awak media. Kedua pihak berkomitmen untuk terus menjaga sinergi yang telah terjalin, dengan harapan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Nganjuk.

Reporter : Etna Laila 

Editor       : Tim Redaksi SRTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *