Ramadan Semarak Kepedulian, Nenek Suyatmi Dapat Rumah Lebih Layak Berkat Program RTLH Nganjuk

NGANJUK SRTV.CO.ID – Senyum merekah terpampang di wajah Nenek Suyatmi (62) saat menerima bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Sambi Kenceng, Desa Katerban, Kecamatan Baron. Ini menjadi bukti nyata semangat kepedulian sosial yang menghiasi bulan suci Ramadan di Kabupaten Nganjuk.

“Pemerintah daerah terus ikut serta meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama melalui program bedah rumah. Kita tidak berjalan sendiri, tetapi bersama BAZNAS, CSR, dan dukungan pihak lain. Selama masih ada rumah yang tidak layak huni, itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegas Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi Sabtu (28/2/2026)

Kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Nganjuk, Kepala Dinas Perkim, Camat Baron, Kepala Desa Katerban beserta perangkat desa, serta perwakilan BAZNAS Nganjuk ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan layanan bagi masyarakat kurang mampu. Momentum bulan Ramadan dipilih sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong yang kental di masyarakat Jawa Timur.

“Momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial,” tambah Kang Marhaen, sapaan akrab Bupati Nganjuk.

Ia berharap program Rehab RTLH di Desa Katerban dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penerima manfaat. Menurutnya, pembangunan kesejahteraan harus selalu dimulai dari memenuhi kebutuhan paling dasar, yaitu hunian yang layak untuk tinggal.

Bantuan rehab RTLH senilai Rp15 juta dialokasikan untuk memperbaiki bagian rumah yang paling mendesak, mulai dari memperkuat struktur bangunan hingga memperbaiki aspek kenyamanan dan kesehatan penghuni. Program ini bukan berdiri sendiri, melainkan bagian dari strategi pembangunan kesejahteraan yang terintegrasi di Kabupaten Nganjuk.

“Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, perangkat wilayah, dan potensi dukungan dunia usaha akan terus diperkuat agar cakupan penerima manfaat semakin luas, khususnya bagi warga lanjut usia dan kelompok rentan,” ujar Zainal Arifin Ketua BAZNAS Nganjuk.

Melalui pendekatan kolaboratif dan pendampingan berkelanjutan di lapangan, Pemkab Nganjuk optimistis program Rehab RTLH tidak hanya di Desa Katerban tetapi juga di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan bermartabat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *