Berita  

LDII dan Ponpes Wali Barokah Dukung Penambahan Penerbangan Bandara Dhoho Kediri

Sinergi LDII–Ponpes Wali Barokah dan PT SDHI (Ist)

Kediri, SRTV.CO.ID – Upaya penguatan konektivitas transportasi udara di Kediri terus dilakukan. DPD LDII Kota Kediri bersama Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah menerima kunjungan manajemen PT Surya Dhoho Investama (SDHI) guna membahas penambahan frekuensi penerbangan di Bandara Dhoho Kediri, Kamis (12/2/2026).

Rombongan PT SDHI yang diwakili Sabaruddin dan Poppy selaku Marketing Komersial PT Gudang Garam (GG) disambut Ketua DPD LDII Kota Kediri H. Agung Riyanto serta Sekretaris Ponpes Wali Barokah Daud Soleh.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen PT SDHI memaparkan rencana penambahan frekuensi penerbangan rute Kediri–Jakarta pulang-pergi (PP). Mulai 8 Maret 2026, jadwal operasional akan bertambah satu hari, yakni setiap Minggu. Dengan demikian, penerbangan dari Bandara Dhoho menjadi empat kali dalam sepekan: Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

H. Agung Riyanto mengapresiasi langkah tersebut karena dinilai mempermudah mobilitas warga LDII dan masyarakat Kediri secara umum.

“Tambahan jadwal hari Minggu sangat membantu mobilitas, baik untuk kegiatan organisasi maupun keperluan pribadi. Ini bukti kemajuan infrastruktur yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain penambahan jadwal, PT SDHI juga menawarkan skema tarif korporasi bagi keluarga besar Yayasan Wali Barokah dan LDII. Program ini diharapkan mendukung kebutuhan perjalanan dinas dan aktivitas kelembagaan secara lebih efisien.

Sekretaris Ponpes Wali Barokah, Daud Soleh, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, tarif khusus akan menunjang efektivitas koordinasi dengan berbagai pihak di Jakarta.

“Intensitas koordinasi kami cukup tinggi. Keberadaan Bandara Dhoho jelas lebih efisien dari sisi waktu dan tenaga. Kami menunggu surat resmi untuk dipelajari lebih lanjut,” katanya.

Usai pertemuan, jajaran PT SDHI meninjau sejumlah fasilitas di lingkungan ponpes dan mengapresiasi tata kelola yang dinilai bersih serta tertata. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan ekosistem transportasi udara yang mendukung sektor pendidikan dan pertumbuhan ekonomi di Kediri dan sekitarnya.***

Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: AMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *